Melayat ke Rumah Duka, Prabowo Beri Sikap Hormat ke Kwik Kian Gie

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk melayat ke rumah duka ekonom senior sekaligus politikus Indonesia, Kwik Kian Gie, di Rumah Duka Sentosa RSPAD, Jakarta, Rabu (30/7/2025).
Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 13.32 WIB, dan disambut langsung oleh pihak keluarga Kwik Kian Gie. Prabowo terlihat menggunakan setelan baju safari cokelat dan peci hitam.
Saat memasuki ruangan rumah duka, Prabowo terlihat mengambil sikap tegak dan memberi hormat kepada mendiang Kwik Kian Gie. Dalam ruangan tersebut, Prabowo juga sempat mengobrol dengan pihak keluarga.
Baca Juga: Prabowo Melayat Kwik Kian Gie: Tokoh Ekonomi Pancasila, Indonesia Kehilangan Putra Terbaik
Sebelumnya, Presiden Prabowo turut menyampaikan duka cita atas wafatnya Kwik Kian Gie. Ucapan tersebut disampaikan melalui unggahan story di akun Instagram pribadinya @prabowo, Selasa (29/7/2025).
Prabowo juga turut menampilkan foto Kwik Kian Gie dengan nuansa monokrom atau hitam putih dalam unggahan tersebut.
"Turut berduka cita atas wafatnya Kwik Kian Gie," demikian tulisan yang dilihat dalam unggahan tersebut.
Untuk diketahui, Kwik Kian Gie lahir di Kebayoran Baru, Jakarta, pada 11 Januari 1935. Beliau dikenal luas sebagai seorang ekonom, akademisi, dan politikus yang sangat vokal.
Pendidikan tingginya ditempuh di Nederlandsche Economische Hogeschool, Rotterdam, Belanda, di mana dia meraih gelar Doctorandus di bidang Ekonomi pada tahun 1963.
Baca Juga: Prabowo Berduka Atas Wafatnya Ekonom Senior Kwik Kian Gie
Nama Kwik Kian Gie semakin dikenal luas saat ia aktif di kancah politik nasional. Beliau bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan menjadi salah satu tokoh senior di partai tersebut.
Pemikirannya yang lugas dan berani mengkritik kebijakan pemerintah, bahkan ketika partainya berkuasa, membuatnya dihormati sebagai intelektual independen.
Puncak karier politiknya terjadi saat diaa dipercaya mengemban jabatan penting di pemerintahan:
-Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Ekuin) pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dari tahun 1999 hingga 2001.
-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri dari tahun 2001 hingga 2004.
Setelah tidak lagi menjabat menteri, Kwik Kian Gie tetap aktif memberikan sumbangsih pemikiran melalui tulisan-tulisannya di berbagai media massa dan sering diundang sebagai narasumber dalam diskusi publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









