30 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Tiga Momen Penuh Makna, Termasuk Hari Sahabat Sedunia

AKURAT.CO 30 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Tiga Momen Penuh Makna, Termasuk Hari Sahabat Sedunia 2025.
Setiap tanggal 30 Juli dalam kalender global, ada beberapa peringatan penting yang mungkin belum banyak diketahui, termasuk Hari Persahabatan Internasional atau Hari Sahabat Sedunia.
Selain itu, ada pula fokus pada isu kemanusiaan yang krusial. Mari kita selami lebih dalam makna di balik tanggal istimewa ini.
Berikut tiga momen penuh makna yang diperingati pada tanggal 30 Juli, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (30/7/2025).
Tiga Peringatan Penting di Tanggal 30 Juli
Baca Juga: 17 Juni 2025 Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Dermaga Nasional
-
Hari Persahabatan Internasional: Merayakan Ikatan Antar Sesama
Salah satu peringatan utama pada 30 Juli adalah Hari Persahabatan Internasional.
Dicanangkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2011, hari ini adalah inisiatif global untuk mempromosikan budaya damai melalui persahabatan antar bangsa, negara, budaya, dan individu.
Tujuannya adalah untuk menginspirasi upaya perdamaian, membangun jembatan antar masyarakat, dan menekankan keterlibatan kaum muda dalam mempromosikan pemahaman internasional serta penghormatan terhadap keberagaman.
Melalui Hari Persahabatan Internasional, PBB menekankan betapa persahabatan, dalam segala bentuknya, dapat mengatasi perbedaan dan menumbuhkan solidaritas.
Ini adalah pengingat bahwa ikatan personal dapat berkontribusi pada harmoni global.
-
Hari Anti Perdagangan Orang Sedunia: Melawan Kejahatan Kemanusiaan
Bersamaan dengan perayaan persahabatan, 30 Juli juga diperingati sebagai Hari Anti Perdagangan Orang Sedunia (World Day Against Trafficking in Persons).
Baca Juga: Memperingati Kemenangan Revolusi Sandinista, Ini Peran Teknologi dalam Aktivisme Digital
Hari ini juga dicanangkan oleh Majelis Umum PBB, dengan fokus menyoroti perdagangan orang sebagai kejahatan serius dan pelanggaran hak asasi manusia yang keji.
Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) secara aktif mendorong negara-negara untuk mengimplementasikan protokol pencegahan, penekanan, dan penghukuman perdagangan manusia.
Tema peringatan tahun 2025, "Perdagangan Manusia adalah Kejahatan Terorganisir-Akhiri Eksploitasi", secara khusus menekankan peran penting penegak hukum dan sistem peradilan pidana dalam membongkar jaringan perdagangan manusia, serta memastikan pendekatan yang berpusat pada korban.
Ini adalah seruan global untuk bertindak melawan salah satu bentuk perbudakan modern yang paling kejam.
-
Hari Berbagi Pelukan (National Hug Day): Mengekspresikan Kasih Sayang
Selain dua peringatan global di atas, di Amerika Serikat, 30 Juli juga dirayakan sebagai Hari Berbagi Pelukan (National Hug Day).
Hari ini diciptakan oleh Mike Brundritt sebagai penghormatan kepada istri dan putra sulungnya yang meninggal dalam kecelakaan tragis pada 30 Juli 2017.
Baca Juga: Tanggal 5 Mei Memperingati Hari Bidan Sedunia, Apa Maksud dan Tujuannya?
Tujuannya adalah untuk mendorong orang menunjukkan kasih sayang dan apresiasi kepada orang terdekat melalui pelukan.
Sebuah pelukan sederhana diyakini dapat memberikan kehangatan, empati, rasa aman, dan solidaritas, terutama bagi mereka yang sedang berduka atau membutuhkan dukungan emosional.
Ini adalah pengingat untuk menghargai setiap momen kebersamaan dan mengekspresikan perasaan positif kepada orang-orang terkasih.
Itulah tiga momen penting yang diperingati pada tanggal 30 Juli: dari perayaan ikatan persahabatan yang menumbuhkan kedamaian, seruan global untuk mengakhiri perdagangan manusia, hingga ajakan sederhana untuk berbagi kasih sayang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









