Prabowo Tiba di Tanah Air, Disambut Wapres Gibran hingga Sufmi Dasco

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, tiba di Tanah Air setelah mengakhiri lawatannya ke sejumlah negara sahabat. Prabowo tiba pukul 14.55 WIB, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (16/7/2025).
Setibanya di Tanah Air, Presiden Prabowo disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Sebagaimana diketahui, Prabowo telah melakukan rangkaian kunjungan kerjanya ke sejumlah negara sejak awal bulan, mulai dari Arab Saudi, Brasil, Belgia, Prancis hingga Belarusia.
Baca Juga: Soal Kesepakatan Dagang dengan Trump, Prabowo Jamin Menguntungkan Kedua Negara
Terkait dengan kunjungan ke Belgia dan Prancis, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyebut bahwa lawatan ke dua negara ini berlangsung sangat produktif dan menghasilkan sejumlah pencapaian penting.
"Dalam dua hari ini, Bapak Presiden melakukan kegiatan sangat-sangat produktif. Jadi di Belgia bertemu dengan 3 tokoh Uni Eropa dan Belgia. Jadi bertemu Presiden Komisi Eropa, kemudian bertemu Presiden Dewan Eropa, serta Raja Belgia," ujar Seskab Teddy di Bandar Udara Orly, Paris, Prancis, Selasa (15/7/2025).
Pencapaian penting yang menjadi terobosan baru, adalah tercapainya Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa. Dengan tercapainya kesepakatan CEPA, tarif ekspor Indonesia ke Uni Eropa saat ini menjadi nol persen.
"Dari sebelumnya ada yang 10 persen, 20 persen, sekarang menjadi nol. Dan itu kesepakatan yang sangat amat baik untuk investasi, industri, dan ekonomi," ucapnya.
Dengan populasi mencapai 700 juta jiwa, dia meyakini bahwa CEPA dapat membuka akses Indonesia ke Eropa secara lebih luas.
"Anda dapat bayangkan tentunya ini sangat baik, populasi Eropa sekitar 700 juta. Berarti ini membuka seluas-luasnya hubungan antara Indonesia dan Eropa di segala macam bidang," tambahnya.
Baca Juga: Trump Umumkan Kesepakatan Dagang dengan Prabowo, Terkait Tarif Impor?
Sementara itu di Prancis, Indonesia mencetak sejarah baru sebagai tamu kehormatan dalam Parade Militer Bastille Day. Undangan khusus dari Presiden Prancis Emmanuel Macron kepada pemimpin negara yang tidak terjadi setiap tahun menunjukkan tingginya kepercayaan Prancis terhadap Indonesia.
"Anda dapat lihat dalam 10 tahun terakhir ada 2 kepala negara besar yang diundang. Tahun 2017 ada Presiden Trump, kemudian tahun 2023 ada Perdana Menteri Modi dari India. Tentunya ini kehormatan besar," jelasnya.
Partisipasi kontingen Satgas Patriot II Indonesia dalam parade militer turut disambut dengan penghormatan tinggi dari Presiden Macron dan para tamu undangan. Jutaan pasang mata menyaksikan langsung penampilan gagah pasukan Indonesia di Paris yang tampil dengan membanggakan.
"Tentunya ini berarti Indonesia makin diperhitungkan dan sangat amat berpengaruh di dunia global," tutup Seskab Teddy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









