Akurat

Perjanjian IEU-CEPA, Pertegas Posisi Indonesia untuk Kemajuan Dunia

Atikah Umiyani | 13 Juli 2025, 21:48 WIB
Perjanjian IEU-CEPA, Pertegas Posisi Indonesia untuk Kemajuan Dunia

AKURAT.CO Pertemuan Presiden RI, Prabowo Subianto, dan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mencatatkan hasil penting berupa kesepakatan strategis yang menandai babak baru dalam hubungan Indonesia-Uni Eropa, di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Prabowo menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Komisi Eropa, meski pertemuan berlangsung pada akhir pekan. Dia menegaskan, kunjungan ini mencerminkan keseriusan Indonesia dalam membangun kemitraan yang kuat dengan Uni Eropa.

"Pertama-tama, merupakan kehormatan besar bagi saya berada di sini, diterima oleh Komisi Eropa. Saya ingin sekali lagi menyampaikan permohonan maaf karena berkunjung pada hari Minggu. Ini sungguh di luar kebiasaan, jadi saya merasa sangat terhormat dan ini adalah bentuk pengorbanan yang besar. Namun, saya rasa ini juga menunjukkan betapa pentingnya hubungan antara Indonesia dan Uni Eropa," ujar Prabowo di kantor pusat Uni Eropa, Berlaymont Building, Brussel, Belgia, Minggu (13/7/2025).

Baca Juga: Prabowo dan Presiden Komisi Eropa Sepakati Perundingan IEU-CEPA

Dia menilai Eropa memiliki peran penting dalam kemajuan global, termasuk dalam sains, teknologi, dan keuangan. Dengan sumber daya strategis yang dimiliki Indonesia dan posisi sentralnya di ASEAN, dia menekankan kerja sama kedua pihak akan memberi kontribusi besar bagi stabilitas ekonomi dan geopolitik dunia.

"Eropa adalah pemimpin dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan keuangan. Kami memiliki sumber daya penting, jadi kemitraan antara Eropa dan Indonesia, di mana Indonesia juga merupakan bagian besar dari ASEAN, akan menjadi kontribusi yang sangat penting bagi stabilitas ekonomi dan geopolitik dunia," ungkapnya.

Prabowo juga menyampaikan kepuasannya atas hasil pertemuan di antara para menteri Indonesia dan komisioner Uni Eropa.

Dia turut menegaskan pentingnya Eropa dalam tatanan global, serta harapan Indonesia agar Uni Eropa semakin memperkuat kehadiran dan keterlibatannya di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Perundingan IEU-CEPA Masuk Tahap Akhir, Menko Airlangga: Indonesia Mitra Strategis Eropa

"Yakinlah, kami di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, benar-benar menganggap Eropa sangat penting dalam menjaga stabilitas global. Eropa masih, menurut pandangan kami, menjadi pemimpin dalam banyak aspek kehidupan modern. Kami masih melihat ke arah Eropa. Mungkin tidak banyak dari kami yang mau mengakuinya secara terbuka, tetapi saya di sini, saya mengaku secara terbuka, kami ingin melihat Eropa yang lebih kuat, dan kami ingin bekerja sama dengan Eropa," ucapnya.

Dia pun berharap implementasi perjanjian yang telah disepakati dapat segera dilanjutkan. "Saya harap saat kita mengimplementasikan perjanjian ini, kita bisa (segera) menandatangani perjanjian implementasi," tuturnya.

Pertemuan ini semakin mempertegas posisi Indonesia dan Uni Eropa sebagai mitra yang tidak hanya penting secara ekonomi, tetapi juga strategis dalam menjaga stabilitas dan kemajuan global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.