Komitmen Badan Bank Tanah Jadikan Penajam Paser Utara Segitiga Emas Baru di Kaltim

AKURAT.CO Badan Bank Tanah siap berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), untuk membangun wilayah Penajam Paser Utara dan mensejahterakan masyarakatnya.
Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja, mengatakan daerah yang kerap disebut sebagai 'Serambi Nusantara' itu merupakan salah satu daerah yang terdapat aset persediaan tanah Badan Bank Tanah.
"Kami tentu ingin bersama-sama membangun daerah ini (PPU) dan mensejahterakan masyarakatnya bersama dengan pemerintah Kabupaten PPU. Kami yakin di bawah kepemimpinan pak Mudyat Noor, PPU akan maju dan berkembang pesat," kata Parman dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/7/2025).
Baca Juga: Kadin dan Bank Tanah Jajaki Sinergi Aset Negara untuk Program Strategis
Sementara itu, Deputi Pemanfaatan dan Kerja Sama Usaha, Hakiki Sudrajat, mengatakan bahwa Badan Bank Tanah saat ini telah berkontribusi dalam perkembangan PPU.
Di antaranya, melalui penyediaan tanah untuk Bandara VVIP IKN, jalan bebas hambatan seksi 5B dan juga reforma agraria. Berkaitan reforma agraria, Hakiki meminta dukungan Bupati PPU selaku GTRA untuk akselerasi pelaksanaan reforma agraria.
"Saat ini reforma agraria kami sudah terlaksana. Reforma agraria ini jadi yang pertama kali menggunakan skema hak pakai di atas HPL Badan Bank Tanah. Kami berharap ke depannya pemerintah daerah dapat membantu kami dalam pemberdayaan kepada subjek RA agar dapat mendongkrak ekonomi masyarakat dan daerah itu sendiri," jelas Hakiki.
Badan Bank Tanah saat ini juga telah menyiapkan lahan untuk pengembangan Penajam Eco City, yang diharapkan menjadi magnet investasi baru di Kalimantan Timur.
Bupati PPU, Mudyat Noor, menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyambut baik kolaborasi dengan Badan Bank Tanah. Menurutnya, suksesnya Badan Bank Tanah juga menjadi cerminan suksesnya Kabupaten PPU.
Baca Juga: Badan Bank Tanah Gandeng Kadin, Kasih Kepastian Hukum Lahan untuk Pengusaha
"Majunya Bank Tanah, majunya PPU juga. Kita harapkan dengan adanya kolaborasi ini Kab. PPU bisa melompat lebih tinggi. Sudah ada IKN, Bandara (VVIP IKN) dan Badan Bank Tanah," kata Mudyat Noor.
Pihaknya juga berharap, investasi di Kabupaten PPU bisa terus meningkat sehingga dapat mendorong peningkatan PAD serta pertumbuhan ekonomi di Serambi Nusantara.
"Karena selama ini arahnya (investasi) ke Samarinda, Balikpapan dan Kukar yang dianggap segitiga emas. Melalui dukungan dari Badan Bank Tanah, kami siap membangun fasilitas untuk menunjang peningkatan investasi," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






