Hadapi Konflik Global, Indonesia Pegang Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif

AKURAT.CO Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan bahwa Indonesia menekankan prinsip politik luar negeri bebas aktif, dalam menyikapi konflik-konflik dunia yang terjadi saat ini.
"Filosofi bernegara bagi kepemimpinan nasional di Indonesia adalah seribu kawan terlalu sedikit dan satu musuh terlalu banyak, jadi Indonesia mempunyai satu filosofi politik bebas aktif," kata dia saat ditemui di Gedung Parlemen, usai RDP dengan Panglima Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Komisi I membahas situasi geopolitik, Kamis (3/7/2025).
Baca Juga: Prabowo: Saat Dunia Penuh Konflik, Kawasan Kita Penuh Perdamaian
Dia menekankan, Indonesia tidak terlibat dalam perang atau konflik yang terjadi. Namun Indonesia konsen terhadap permasalahan kemanusiaan akibat dari konflik yang terjadi.
"Jadi Indonesia sangat konsen terhadap konflik-konflik yang mengakibatkan penderitaan kemanusian. Kita tahu perang yang sudah terjadi 7 Oktober sudah mengakibatkan 60 ribu korban, jadi konsen Presiden untuk lakukan diplomasi berehentilah berkonflk," tambahnya.
Menurutnya, Indonesia selalu pada posisi tidak memihak siapapun. Namun, Indonesia selalu berusaha memberikan solusi untuk kebaikan kemanusian.
"Marilah duduk sama-sama agar kita bisa dapatkan solusi yang bermanfaat bagi kemanusiaan. Jangan jadikan persenjataan jadi ajang korbannya jumlah manusia yang tak berdosa," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









