Akurat

KTT G7 Jadi Panggung Strategis bagi Diplomasi Global Prabowo

Siti Nur Azzura | 9 Juni 2025, 19:32 WIB
KTT G7 Jadi Panggung Strategis bagi Diplomasi Global Prabowo

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyambut positif kabar kehadiran Presiden Prabowo Subianto, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Seven (G7) tahun 2025. 

Menurutnya, keterlibatan Presiden Prabowo dalam forum ekonomi dan politik global itu menjadi simbol penting atas posisi strategis Indonesia di tengah dinamika geopolitik dunia.

"Dengan kehadiran Presiden Prabowo di KTT G7, Indonesia dapat menegaskan perannya sebagai negara yang tidak memihak blok kekuatan mana pun secara mutlak, melainkan menjadi jembatan dan mediator untuk isu-isu global. Ini sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif Indonesia," kata Dave dalam keterangan di Jakarta, Senin (9/6/2025).

Baca Juga: PM Kanada Undang Prabowo Hadiri KTT G7 di Kananaskis Bulan Ini

Dia menilai, keikutsertaan Indonesia dalam forum elite seperti G7 menunjukkan pengakuan internasional terhadap eksistensi Indonesia, sebagai kekuatan ekonomi dan politik utama di Asia Tenggara dan kawasan Global Selatan.

"Undangan ke KTT G7 menunjukkan pengakuan G7 terhadap relevansi Indonesia. Presiden Prabowo dapat memanfaatkan forum ini untuk membangun jaringan diplomatik yang kuat, mempromosikan kepentingan nasional, dan berpartisipasi aktif dalam pembahasan isu-isu krusial," imbuh politisi Partai Golkar itu.

Dave juga menyoroti peran Presiden Prabowo dalam mendorong diplomasi damai di berbagai kawasan konflik, termasuk Timur Tengah. Komitmen Presiden untuk berperan dalam solusi konflik global, akan memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas internasional.

"Presiden Prabowo dapat kembali menunjukkan komitmen Indonesia untuk menjadi bagian dari solusi konflik global dan isu-isu keamanan, bukan hanya sebagai penonton," katanya.

Dia menekankan, kepemimpinan Presiden Prabowo yang kuat dan stabil di dalam negeri juga menjadi modal penting dalam diplomasi internasional. Tingginya kepercayaan publik terhadap Presiden, dinilai memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra global yang andal.

"Dengan menunjukkan kepemimpinan yang stabil dan efektif di dalam negeri, misalnya dalam bentuk menjaga stabilitas politik dan ketersediaan pangan, maka Presiden Prabowo dapat meyakinkan negara-negara G7 bahwa Indonesia adalah mitra yang andal dan prospektif," tegasnya.

Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki peran krusial dalam diskusi ekonomi global, terutama dalam isu perdagangan, investasi, energi, dan transisi hijau.

Baca Juga: Ekonom Minta Pemerintahan Prabowo-Gibran Wujudkan Janji 19 Juta Lapangan Kerja Lewat Aksi Nyata

"Presiden Prabowo dapat mempromosikan investasi, mendorong kerja sama perdagangan yang lebih adil, serta membahas isu-isu ekonomi global yang memengaruhi Indonesia, seperti rantai pasok, energi, dan transisi hijau," katanya.

Dave pun optimis, partisipasi aktif Indonesia di KTT G7 akan semakin mengokohkan peran Tanah Air sebagai aktor global yang konstruktif dan visioner. Dia yakin, kepemimpinan Prabowo akan mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera di kancah global.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Kanada, Mark Carney, telah mengundang Presiden Prabowo Subianto secara resmi untuk menghadiri KTT G7 tahun 2025 yang akan digelar di Kananaskis, Alberta, Kanada.

Pertemuan para pemimpin negara-negara ekonomi maju tersebut, dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni 2025 mendatang.

"Presiden Prabowo Subianto menerima undangan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 tahun 2025 di Kananaskis, Alberta, Kanada, yang akan berlangsung pada pertengahan bulan Juni ini," ujar Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangannya, Sabtu (7/6/2025).

Teddy menjelaskan, undangan kepada Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan G7 tidak hanya dikirim secara tertulis, namun juga disampaikan secara langsung oleh PM Mark Carney dalam komunikasi antara kedua pemimpin pada Jumat (6/6).

"Selain melalui undangan resmi tertulis, undangan kepada Presiden Prabowo untuk hadir sebagai tamu kehormatan di KTT G7 ini juga disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Kanada, Yang Mulia Mark Carney, lewat sambungan telepon, kemarin," ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.