Akurat

Prabowo: China Mitra Dagang Terbesar Kita Saat ini, Nilai Dagang Capai USD130 Miliar per Tahun

Atikah Umiyani | 24 Mei 2025, 21:49 WIB
Prabowo: China Mitra Dagang Terbesar Kita Saat ini, Nilai Dagang Capai USD130 Miliar per Tahun

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa China merupakan mitra datang terbesar bagi Indonesia saat ini. Menurutnya, China adalah mitra yang sangat penting dalam mendorong pembangunan industri dan teknologi di Tanah Air.

Hal ini disampaikan Prabowo dalam acara Indonesia-China Business Reception 2025, yang turut dihadiri oleh Perdana Menteri China, Li Qiang, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (24/5/2025) malam.

"Saat ini China adalah mitra dagang kita yang terbesar, perdagangan kita sudah melebihi USD130 miliar tiap tahun dan kita memandang bahwa China adalah mitra sangat penting dalam pembangunan industri dan teknologi kita," ujar Prabowo.

Baca Juga: PM Li Qiang Bawa 60 Pengusaha Besar ke Jakarta, Indonesia Siap Perluas Investasi dari China

Dia mengatakan, perusahaan-perusahaan China telah menjalankan proyek-proyek besar yang sangat berhasil. Seperti proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung, kawasan industri, hilirisasi nikel, termasuk pembangunan berbagai proyek-proyek industri dan teknologi besar lainnya.

"Hubungan dagang dan investasi ini adalah bukti komitmen kita bersama untuk membangun masa depan yang lebih kuat, lebih sejahtera bagi kedua bangsa kita dan juga lebih hijau, lebih ramah bagi lingkungan kita bersama," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Prabowo turut menyampaikan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan China yang telah berpartisipasi dalam ekonomi Indonesia. Mulai dari menciptakan lapangan kerja, melakukan transfer teknologi, hingga membangun kepercayaan di antara semua dunia usaha.

"Saya telah berjumpa dengan banyak tokoh-tokoh dari dunia usaha China. Saya melihat komitmen mereka. Saya melihat keinginan mereka untuk menyesuaikan dengan kondisi dan keadaan di Indonesia. Mereka sangat terbuka untuk mendengarkan kesulitan-kesulitan kita dan kepentingan-kepentingan kita. Sekali lagi Terima kasih," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.