Prabowo: Usia Saya 73 Tahun, Hanya Ingin Tinggalkan Nama Baik

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, berkomitmen untuk meninggalkan nama baik sebagai pemimpin bangsa. Dia bertekad untuk menegakkan keadilan dan memberantas korupsi tanpa pandang bulu.
Hal itu diungkapkan Prabowo dalam pidatonya di acara Kongres IV Tunas Indonesia Raya (Tidar), di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (16/5/2025).
"Usia saya 73 tahun, saya hanya ingin meninggalkan nama baik. Saya akan melaksanakan tugas saya, saya akan tegakkan keadilan, saya akan melawan segala bentuk korupsi di Republik ini tanpa pandang bulu," ucap Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Tidak Mau Maju Pilpres Lagi Jika Kepemimpinannya Tak Berhasil
Dia menegaskan bahwa dirinya sudah disumpah untuk menjalankan tugas berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945. Dengan demikian, dia akan mengadili siapapun yang melanggar hukum dan merugikan rakyat.
"Saya disumpah untuk menjalankan Undang-Undang Dasar 1945 dan semua undang-undang yang berlaku dan saya akan laksanakan. Siapa yang melanggar hukum, siapa yang mau mempertahankan praktek-praktek yang mengakibatkan kerugian. Kekayaan negara harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin maju kembali menjadi calon presiden, jika dalam lima tahun kepemimpinannya tidak berhasil.
Baca Juga: Bertolak ke Thailand Malam Ini, Prabowo Akan Audiensi dengan Raja Vajiralongkorn
"Saudara-saudara sekalian kader, terima kasih kader sebut Prabowo dua periode, tapi saya mau koreksi, saudara-saudara please tolong jangan sebut seperti itu kita belum satu tahun menjalankan amanah dari rakyat," kata Prabowo.
Menurutnya, keinginan-keinginan tersebut baik namun hendaknya tetap disimpan di dalam hati saja. Dia mengatakan, yang menentukan kelanjutan kepemimpinan hanya Tuhan Yang Maha Kuasa.
"Niat itu silakan disimpan dalam hati saja, tetapi saya sudah katakan nanti yang menentukan apakah Prabowo dua periode atau tidak, selain Yang Maha Kuasa, adalah Prabowo sendiri. Kalau saya menilai bahwa diri saya tidak mencapai apa yang saya canangkan, saya tidak mau maju lagi sebagai Presiden Republik Indonesia. Saya mohon dengan sangat, jangan saudara harapkan saya mau maju lagi," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









