Pemerintah Utamakan Pendekatan Dialog dan Humanis Hadapi Konflik di Papua

AKURAT.CO Kepala Kantor Komunikasi Kepresiden (PCO) RI, Hasan Nasbi, menegaskan bahwa pemerintah selalu mengutamakan pendekatan dialogis dan humanis dalam menghadapi konflik di Papua.
Hal ini disampaikan Hasan dalam menanggapi kabar tewasnya 18 anggota dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM), pasca terjadinya insiden baku tembak dengan TNI di Intan Jaya, Papua, beberapa waktu lalu.
"Kalau prinsipnya dari negara tentu pasti dialog, karena selama ini sepanjang waktu dialog dan pendekatan terus dilakukan, pendekatan pakai kekeluargaan, kemanusiaan, kan selalu dikedepankan oleh pemerintah," kata Hasan di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (17/5/2025).
Baca Juga: Wamendagri Minta Semua Pihak Bersatu Kawal Pembangungan KIPP Papua Pegunungan
Meskipun selalu mengedepankan prinsip dialog, aparat yang bertugas di lapangan juga punya kewenangan untuk mengambil tindakan dalam mengatasi situasi yang tidak kondusif.
"Kita selalu kedepankan yang pertama pasti selalu ada dialog, tapi kalau tiba-tiba ada kondisi di lapangan yang tidak kondusif, tentu aparat-aparat di lapangan punya pertimbangan sendiri untuk melakukan tindakan itu," ujarnya.
Terlebih, jika tindakan yang dilakukan oleh KKB atau OPM telah mengganggu aktivitas pelayanan dan mengganggu ketertiban masyarakat.
Namun terkait dengan insiden baku tembak itu sendiri, Hasan mengaku masih akan mencari informasi lebih detail kepada TNI.
"Intinya kalau yang mengganggu ketertiban masyarakat, ganggu proses pelayanan, atau proses kehidupan sehari-hari masyarakat kan memang harus ditindak. Tapi kalau soal ini saya harus cek dulu ke TNI," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









