Akurat

Masalah Saldo e-Toll dan Istirahat di Bahu Jalan Jadi Biang Kerok Kemacetan Arus Mudik Lebaran 2025

Ahada Ramadhana | 23 April 2025, 17:17 WIB
Masalah Saldo e-Toll dan Istirahat di Bahu Jalan Jadi Biang Kerok Kemacetan Arus Mudik Lebaran 2025

 

AKURAT.CO Kepala Bagian Operasi Korlantas Polri, Kombes Aries Syahbudin, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama kepadatan lalu lintas saat arus mudik Lebaran 2025 adalah kurangnya saldo e-toll saat pembayaran di gerbang keluar tol.

“Permasalahan yang paling banyak menimbulkan kepadatan di tol adalah kekurangan saldo e-toll. Ini terus kami sosialisasikan,” ujar Aries dalam rapat evaluasi infrastruktur dan transportasi mudik-balik Lebaran 2025 di Gedung DPR RI, Rabu (23/4/2025).

Sementara itu, untuk arus balik, banyaknya pemudik yang beristirahat di bahu jalan juga menjadi masalah klasik.

Menurut Aries, hal ini terjadi karena rest area sudah tidak mampu menampung jumlah kendaraan.

“Kalau saat mudik, semangat masih tinggi. Tapi saat arus balik, masyarakat sudah kelelahan dan banyak yang berhenti di pinggir jalan untuk istirahat,” jelasnya.

Baca Juga: Unity in Diversity: Bandara I Gusti Ngurah Rai Rayakan Tiga Hari Raya Keagamaan dengan Sentuhan Budaya Bali

Aries juga menyoroti dampak kebijakan Work From Anywhere (WFA) terhadap pola pergerakan kendaraan.

Ia mencatat lonjakan signifikan kendaraan yang keluar dari Jakarta pada hari terakhir kerja resmi, Jumat (25/3/2025), yang mencapai 157.909 kendaraan dari prediksi 135 ribu.

“Prediksi awal 135 ribu, tapi realisasinya hampir 158 ribu kendaraan. Namun, pada Sabtu dan Minggu jumlahnya menurun. Ini menunjukkan kebijakan WFA cukup berdampak pada mobilitas masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menegaskan bahwa permasalahan saldo e-toll seharusnya tidak terjadi karena merupakan tanggung jawab pribadi pengemudi.

“Pengemudi harus memastikan saldonya cukup sebelum masuk tol. Kalau tidak, itu jadi sumber kemacetan,” tegasnya.

Lasarus pun merangkum tiga poin utama penyebab kepadatan arus mudik dan balik tahun ini, yakni: manajemen lalu lintas yang perlu diperkuat, penerapan WFA yang berdampak signifikan, serta saldo e-toll yang tidak mencukupi di gerbang tol.

Baca Juga: Piala Sudirman: Ganda Putra Merata, Fajar/Rian Waspadai Kekuatan Denmark dan India di Fase Grup

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.