Prabowo Ingin Indonesia-Turki Jadi Kekuatan Positif Dunia Islam dan Global South

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, mengapresiasi hubungan diplomasi antara Indonesia dan Turki yang sudah berlangsung selama 75 tahun. Dia berharap, hubungan kedua negara bisa lebih erat dan punya peran yang lebih besar di kancah internasional.
"Kita telah berhubungan diplomatik 75 tahun. Dan sekarang kita bertekad untuk bekerja sama lebih penting karena kita memiliki latar belakang dan visi yang sama," ucap Presiden Prabowo di Ankara, Turki, Jumat (11/4/2025).
Prabowo menegaskan, Indonesia dan Turki harus berani tampil agar bisa menjadi kekuatan penting dalam tatanan global, sebagai representatif negara-negara besar di dunia Islam dan pemimpin Global South.
Baca Juga: Prabowo dan Erdogan Sepakat Perluas Pasar dan Hapus Hambatan Perdagangan
Sebagai informasi, Global South merupakan suatu istilah yang merujuk pada negara-negara berkembang yang kerap kali dianggap sebagai korban dari negara-negara maju.
"Kami harus menjadi kekuatan positif dan kekuatan penting di dunia Islam. Kami juga harus tampil, tanggung jawab kami, tanggung jawab kita berdua sebagai pemimpin dari global south, juga sebagai mitra strategis dalam tatanan global," tegasnya.
Dalam kunjungan kali ini, Prabowo juga mendapat kehormatan untuk menyampaikan pidato di hadapan Parlemen Turki. Selain itu, kedua negara juga sepakat untuk menjalin sejumlah kerja sama strategis.
Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan kekagumannya terhadap peradaban dan budaya Turki. Dia berharap, Indonesia dan Turki akan berperan bersama dalam menjaga perdamaian dunia.
"Turki sebagai penerus dari peradaban Ottoman adalah inspirasi bagi rakyat Indonesia. Karena itu kami sangat gembira dengan kerja sama yang baik ini. Kami yakin ke depan Turkiye dan Indonesia bisa kontribusi besar untuk perdamaian dunia," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









