AKURAT.CO Pemerintah memastikan mudik Lebaran 2025 sudah berjalan baik dan akan segera menyiapkan untuk pengoptimalan arus balik yang diprediksi berlangsung 6-7 April 2025.
Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (2/4/2025).
"Secara umum baik, secara umum bisa kita yakinkan arus mudik tahun ini secara umum berjalan dengan baik, aman, lancar dan tentunya kita juga terus mengantisipasi untuk arus baliknya yang diperkirakan akan berpuncak di tanggal 6 dan 7 April," kata AHY.
AHY menegaskan, pemerintah akan berkoordinasi dengan Polri juga untuk memastikan arus balik ini berlangsung lancar.
"Tapi insya Allah seluruh jajaran seluruh bagian termasuk Kementerian Perhubungan yang berada dalam koordinasi Kemenko Infrastruktur, Kementerian PU, yang mempersiapkan infrastrukturnya," katanya.
Baca Juga: Ruas Tol Padaleunyi dan Cipularang Gratis! Jasa Marga Beri Insentif bagi Pengguna yang Dialihkan Saat Arus Balik Lebaran
"Dan termasuk tentunya kerjasama kami dengan korlantas dan semua stakeholders untuk meyakinkan arus balik juga berjalan dengan baik," tutup AHY.
Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, melaporkan adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data yang dihimpun Korlantas Polri, jumlah kecelakaan turun dari 2.152 kasus pada 2024 menjadi 1.477 kasus pada 2025 atau berkurang sebesar 31,37 persen.
Selain itu, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama mudik juga mengalami penurunan signifikan, yaitu sebesar 32 persen.
Sedangkan pada mudik Lebaran 2024, tercatat sebanyak 324 korban meninggal dunia, sementara tahun ini jumlahnya berkurang menjadi 223 orang.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran, ASDP Beri Kebijakan Diskon Tarif Penyeberangan Lintas Bakauheni-Merak
"Bahwa kecelakaan tahun 2024 sebanyak 2.152, sementara tahun 2025 jumlahnya 1.477. Jadi ada penurunan 31,37 persen, termasuk fatalitas korban meninggal dunia yang juga menurun 32 persen, dari 324 menjadi 223," ujar Kakorlantas dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Agus menyampaikan, Korlantas Polri bersama para pemangku kepentingan terus mempersiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi arus balik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 5 hingga 7 April 2025.
"Sampai saat ini, Korlantas Polri dan stakeholder tentunya mempersiapkan arus balik dengan segala strategi dan skenario-skenario ketika nanti terjadi arus balik puncaknya sekitar tanggal 5, 6 atau 7," jelasnya.