8 Terobosan Besar Prabowo: Misi Mencetak Generasi Emas Indonesia

AKURAT.CO Suasana di samping Istana Merdeka, Jakarta, terasa berbeda pada Jumat (28/3/2025) Ratusan anak-anak tampak ceria bermain di bawah rindangnya pepohonan.
Ada yang asyik memutar hula hoop, duduk santai bermain ular tangga, hingga larut dalam bacaan buku mereka.
Di tengah kegembiraan itu, mereka menanti momen bersejarah: Presiden Prabowo Subianto meresmikan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
"Peraturan ini bertujuan melindungi anak-anak dari paparan konten berbahaya yang dapat merusak nilai-nilai kehidupan generasi emas di era digital. Masa depan anak-anak Indonesia harus dijaga agar tumbuh secara kreatif, sehat jiwa dan raga, serta menjadi individu yang berani, mandiri, dan optimis menuju Indonesia yang gemilang," ujar Presiden Prabowo, dikutip pada Sabtu (29/3/2025).
Lahirnya PP Tunas menambah daftar kebijakan Presiden Prabowo di bidang pendidikan dan tumbuh kembang anak dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Komitmen ini mencakup berbagai program strategis yang bertujuan mencetak generasi unggul, cerdas, dan sehat.
Baca Juga: CBF Pecat Dorival Junior dari Timnas Brasil, Carlo Ancelotti Dikabarkan Tolak Jadi Pengganti
8 Terobosan Pendidikan dan Tumbuh Kembang Anak di Era Prabowo
1. Makan Bergizi Gratis (MBG)
Pemerintah memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup melalui program Makan Bergizi Gratis.
Program ini menyasar anak-anak sejak dalam kandungan hingga usia sekolah agar mereka tumbuh sehat dan kuat.
2. Cek Kesehatan Gratis (CKG)
Layanan Cek Kesehatan Gratis disediakan bagi seluruh anak dan orang tua di Indonesia guna memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal, baik secara fisik maupun mental.
3. Sekolah Rakyat Berasrama SD hingga SMA
Untuk memberikan akses pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, pemerintah membangun Sekolah Rakyat berasrama dari jenjang SD hingga SMA.
Di sekolah ini, seluruh kebutuhan, termasuk makan dan tempat tinggal, ditanggung negara guna memutus rantai kemiskinan.
4. SMA Unggulan Berasrama untuk Anak Berbakat
Anak-anak berbakat dan berprestasi kini mendapatkan kesempatan belajar di SMA Unggulan Berasrama.
Sesuai UU Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 5 Ayat 4, pemerintah menargetkan pembangunan SMA Unggulan di setiap kabupaten/kota dalam lima tahun ke depan untuk mencetak pemimpin masa depan.
5. PP Tunas untuk Perlindungan Anak dari Bahaya Digital
PP Tunas mengatur usia minimal penggunaan media online, kewajiban persetujuan dan pengawasan orang tua sesuai tingkat risiko platform, serta tanggung jawab platform digital dalam memberikan edukasi penggunaan internet yang aman bagi anak-anak dan orang tua.
6. Transfer Langsung Tunjangan dan Peningkatan Gaji Guru
Sebagai ujung tombak pendidikan, guru mendapat perhatian khusus melalui kebijakan transfer langsung tunjangan dan peningkatan gaji.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam anggaran negara.
"Pendidikan adalah jalan menuju keberhasilan suatu negara. Negara yang ingin sejahtera dan makmur harus menguasai teknologi dan sains. Karena itu, pendidikan harus ditempatkan di posisi teratas dalam APBN," tegasnya.
7. Renovasi Sekolah oleh Pemerintah Pusat
Dalam sejarah Republik Indonesia, anggaran terbesar dialokasikan untuk renovasi sekolah dengan total Rp17,1 triliun.
Sebanyak 10.000 sekolah akan direnovasi agar anak-anak mendapatkan fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman.
"Sekolah adalah pusat pembangunan nasional. Tidak boleh ada sekolah dengan atap runtuh atau tanpa fasilitas sanitasi yang layak," ujar Presiden Prabowo dalam peringatan Hari Guru Nasional.
8. Smart Board di Setiap Ruang Kelas
Untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif dan dinamis, pemerintah akan memasang Smart Board di setiap ruang kelas, termasuk di daerah terpencil.
Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia di era digital.
Menuju Generasi Emas 2045
Melalui delapan kebijakan strategis ini, Presiden Prabowo menunjukkan komitmennya dalam menciptakan generasi masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat dan berdaya saing tinggi.
"Kita menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama. Pendidikan dan layanan kesehatan adalah kunci keluar dari kemiskinan," ungkap Presiden Prabowo saat menyerahkan DIPA 2025.
Dengan pendidikan yang merata dan berkualitas, Indonesia semakin siap menjadi negara maju pada 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










