Akurat

Pemerintah Pastikan Persiapan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 Sudah Matang

Atikah Umiyani | 22 Maret 2025, 18:23 WIB
Pemerintah Pastikan Persiapan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 Sudah Matang

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut pemerintah telah mempersiapkan sebaik mungkin arus mudik dan arus balik lebaran.

Dia mengatakan, arus mudik diprediksi terjadi pada tanggal 26-28 Maret 2025. Sebaliknya, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 6-7 April 2025. 

Untuk itu, pemerintah telah mempersiapkan berbagai kebijakan agar perjalanan masyarakat berlangsung dengan aman, lancar, dan menyenangkan.

"Kementerian PU juga mempersiapkan diri jika ada jalan-jalan yang rusak dan dipersiapkan alat-alat berat dan material untuk bisa segera menanggulangi," ujar AHY di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/3/2025).

Baca Juga: Irup Gelar Pasukan Ketupat Musi 2025, Gubernur Herman Deru: Pelayanan Ramah dan Responsif Jadi Prioritas Pengamanan Mudik Lebaran

"Kementerian Perhubungan tentunya memastikan agar transportasi multimoda baik darat, laut, udara pun kereta api ini juga lancar dan terutama di titik-titik yang seringkali menjadi pusat padatnya atau kemacetan kendaraan," sambungnya.

Selain itu, AHY memastikan bahwa pemerintah akan terus membangun komunikasi yang baik antar kementerian dan lembaga. Sehingga, masyarakat mendapatkan pemahaman yang baik terkait program dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

"Ini yang tadi juga salah satu yang akan dijadikan sebagai bahan evaluasi yang baik dan mudah-mudahan dengan itu kerjanya tetap fokus tapi juga komunikasinya lebih baik lagi," tuturnya.

Selain itu, pemerintah terus bekerja menjalankan kebijakan dan program yang memang menjadi prioritas. Sehingga, masyarakat dapat merasakan manfaat dari kebijakan-kebijakan yang prorakyat.

"Secara keseluruhan, pemerintah berupaya semaksimal mungkin baik tingkat pusat maupun daerah untuk mempersiapkan arus mudik yang berjalan dengan baik dan lancar," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.