Akurat

Pemerintah Upayakan Harga Bahan Pokok di Bulan Ramadan Terus Stabil

Paskalis Rubedanto | 3 Maret 2025, 20:08 WIB
Pemerintah Upayakan Harga Bahan Pokok di Bulan Ramadan Terus Stabil

AKURAT.CO Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, memastikan harga bahan pokok di bulan Ramadan 2025 tidak mengalami kenaikan yang signifikan hingga Lebaran.

"Dengan koordinasi kepada semua kementerian lembaga, sampai sekarang harga relatif memang ada beberapa naik," kata Budi usai rapat bersama Komisi VI DPR, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025).

Dia pun tidak menampik, ada beberapa bahan pokok seperti cabai dan minyak goreng mengalami kenaikan. Maka dari itu, pemerintah terus mengupayakan berkomunikasi dengan produsen di sejumlah daerah agar bahan pokok ini tidak mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga Pangan, Istana Jamin Operasi Pasar Rutin Dilakukan Sampai Akhir Maret

"Yang naik agak tinggi sekitar 23 persen itu kan cabe rawit, harganya rata-rata perhari ini Rp81.700 harga acuan Rp57.000. Kami sudah komunikasi dengan produsen, di Magelang kemudian di Jawa Timur, dan di Sulawesi memang musim hujan ini jadi pasokan menjadi berkurang. Tapi, mudah-mudahan harga segera turun kembali," jelasnya.

"Kemudian untuk yang lain-lain, Minyakita produsen sudah sepakat akan memasok dua kali lipat, kami sudah ketemu diadakan rakornya juga. Mudah-mudahan harga mulai turun, karena mulai minggu lalu itu harga rata-rata nasional kan Rp17.400 sekarang Rp17.200 harga Minyakita," tambahnya.

Selain itu, dia memastikan harga daging ayam juga masih di angka jual yang normal. Namun, pemerintah tetap akan mengantisipasi jangan sampai mengalami kenaikan.

"Kemudian ayam, ayam juga masih normal. Ayam harganya Ro38.000, harga acuannya Rp40.000. Jadi masih di bawah harga acuan. Tapi besok kita akan koordinasi, rakor dengan produsen ayam karena kita antisipasi semua," tuturnya.

"Biasanya karena bulan Ramadan itu yang naik beras, gula, Minyakita, bawang, telor dan daging. Jadi komoditas-komoditas itu kita antisipasi supaya harga-harga terjamin," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.