Antisipasi Dampak Gejolak Ekonomi, Upaya Pemberdayaan Perempuan Harus Konsisten Dilakukan

AKURAT.CO Pemberdayaan perempuan harus dilakukan di tengah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah sektor, dan upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Sejumlah langkah antisipasi dalam bentuk pemberdayaan masyarakat, terutama perempuan, harus segera dilakukan. Menyusul terjadinya PHK di beberapa sektor usaha di Tanah Air," kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulis, Senin (3/3/2025).
Catatan Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan, 80.000 pekerja terkena PHK pada 2024.
Angka itu berpotensi bertambah hingga mencapai 280.000 pekerja pada tahun ini.
Baca Juga: Wamen PPPA Minta Perempuan Berani Laporkan Kasus Kekerasan: Merasa Aman Hak Setiap Orang
Sejumlah perusahaan industri tekstil pada tahun ini diperkirakan akan melakukan PHK, yang berdampak pada ratusan ribu pekerja, yang sebagian besar perempuan.
Kondisi itu, menurut Lestari, merupakan ancaman bagi keberlangsungan hidup masyarakat dan dampak terbesarnya berpotensi menimpa perempuan.
Tekanan ekonomi keluarga akibat kepala rumah tangga terkena PHK kerap kali memberi beban lebih kepada perempuan yang merupakan tiang keluarga.
Selain itu, perempuan yang kehilangan pekerjaan juga harus mendapat perhatian agar mampu memiliki keterampilan sehingga tetap bisa produktif menopang perekonomian keluarga.
Baca Juga: Survei: Perempuan Indonesia Makin Mandiri Secara Finansial, Tapi Masih Dihantui Beban Ganda
Menurut Lestari, yang juga Anggota Komisi X DPR dari Dapil II Jawa Tengah, maraknya PHK di sejumlah daerah juga berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan di rumah tangga yang berdampak pada peningkatan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Berdasarkan kondisi tersebut, ia mengajak semua pihak terkait untuk bersama-sama melakukan langkah-langkah antisipasi melalui berbagai upaya pemberdayaan perempuan, agar dampak PHK di sejumlah sektor tidak semakin parah.
Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu sangat berharap sejumlah langkah yang diterapkan pemerintah untuk memulihkan perekonomian dapat berlangsung sesuai yang direncanakan.
Sehingga mampu mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi setiap warga negara.
Baca Juga: Meningkatkan Peran Perempuan dalam Politik: Tantangan dan Langkah Strategis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 5Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 6Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 7Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 8Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 9Ariawan: Pers Menyadarkan Publik tentang Peran MPR Menjaga Konstitusi dan Kebangsaan
- 10Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra







