Pesan Prabowo ke Pejabat Publik: Tak Boleh Ada Dendam dan Benci, Rakyat Butuh Kesejukan

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta kepada seluruh pihak yang mengabdikan diri pada bangsa dan rakyat, untuk mengesampingkan urusan pribadi. Dia menekankan, pentingnya bagi seluruh pejabat publik untuk mengutamakan kepentingan rakyat.
"Bagi mereka yang ingin mengabdi tidak ada tempat dihatinya untuk perasaan pribadi," kata Prabowo dalam acara silaturahmi Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang dihelat di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/2/2025).
Dia juga menegaskan, bahwa para pejabat publik perlu mengesampingkan perasaan dendam dan benci karena rakyat membutuhkan pemerintahan yang sejuk.
Baca Juga: Prabowo Pastikan Dana Pendidikan Tak Tersentuh Efisiensi Anggaran
"Jadi, untuk dendam benci enggak ada. Karena rakyat butuh kepemimpinan yang sejuk, yang baik dan saudara-saudara ada yang mengatakan terobosan-terobosan yang terbaik itu adalah hasil daripada keadaan yang sejuk," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto, meminta seluruh jajaran TNI dan Polri untuk selalu mawas diri dan mengoreksi diri dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberi pengarahan dalam acara rapat pimpinan TNI-Polri 2025 bertajuk 'Sinergisitas TNI Polri Guna Mendukung Terwujudnya Asta Cita' di Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2025).
"Saya tentunya minta TNI dan Polri kita semua selalu mawas diri, selalu mengoreksi diri," kata Prabowo.
Dia mengatakan, TNI-Polri memiliki peran sangat penting dalam menegakkan kedaulatan dan sebagai penegak hukum.
Untuk itu, dia menekankan bahwa para pimpinan TNI-Polri harus menjadi pemimpin yang baik karena telah diberikan kepercayaan yang besar oleh rakyat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









