Presiden Prabowo Komitmen Lanjutkan IKN, Istana Pastikan Anggaran Sudah Disiapkan

AKURAT.CO Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) RI, Hasan Nasbi, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto punya komitmen kuat untuk melanjutkan proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Oleh karena itu, dia memastikan bahwa pemerintah sudah menyediakan anggaran untuk pembangunan IKN. Hanya saja, saat ini anggaran tersebut masih belum dibuka.
"Kalau diblokir itu kan bukan berarti anggarannya nggak ada kan. Anggarannya belum dibuka. Jadi anggaran pembangunan IKN itu ada yang di Kementerian PU, ada yang di Otorita IKN," ujar Hasan di kantor PCO RI, Jakarta, Jumat (7/2/2024).
Baca Juga: Prabowo Evaluasi Progres IKN, Bahas Strategi Baru dan Prioritas Infrastruktur Bersama AHY
Menurutnya, sudah anggaran sekitar Rp48 triliun yang memang ditujukan untuk melanjutkan pembangunan IKN.
"Selama lima tahun ke depan Presiden punya komitmen untuk meneruskan pembangunan IKN dengan biaya yang sudah disebutkan. Kalau tidak salah itu Rp48 triliun komitmen selama 5 tahun ke depan," ucapnya.
Bahkan, Prabowo berpesan agar pembangunan IKN bisa lebih diprioritaskan untuk pembangunan gedung-gedung pemerintahan terlebih dahulu.
"Dan target pemerintah kan menyelesaikan kawasan inti pusat pemerintahan. Membangun gedung yudikatif dan membangun gedung legislatif. Sisanya nanti itu kan akan didorong yang membangunnya adalah swasta," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), jajaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (3/2/2025).
Baca Juga: Ketua MPR Pastikan Progres IKN Berjalan Sesuai Target dan Rencana Pemerintah
Pertemuan ini merupakan kelanjutan pembahasan progres pembangunan IKN serta penyesuaian prioritas pemerintahan ke depan.
Mengenai pembangunan IKN, AHY menegaskan bahwa proyek tersebut akan terus dilanjutkan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo.
"Terkait IKN, pembangunan akan dilanjutkan dengan alokasi anggaran yang telah ditetapkan sejak awal. Anggaran tersebut akan digunakan sesuai dengan tahapan dan rencana yang telah disusun," kata AHY.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









