Wamenlu dan Baznas Bahas Strategi Bantuan untuk Palestina di Tengah Gencatan Senjata

AKURAT.CO Kementerian Luar Negeri RI bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar pertemuan guna membahas strategi pengiriman bantuan untuk rakyat Palestina, di tengah kesepakatan gencatan senjata.
Wakil Menteri Luar Negeri, Anis Matta, menjelaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata yang dicapai di Jalur Gaza menjadi momentum tepat untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.
"Saya bersyukur Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Baznas segera merespons undangan untuk membahas sinergi penyaluran bantuan kemanusiaan dari Indonesia ke Palestina, agar lebih efektif dan terkoordinasi baik," katanya, melalui keterangan resmi, Senin (20/1/2025).
Menurut Wamenlu, momentum gencatan senjata harus dioptimalkan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Baca Juga: Gencatan Senjata, Tanda Awal Kehancuran Israel yang Kian Nyata
Sehingga daya hidup bangsa Palestina terus terjaga untuk memperjuangan kemerdekaannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas maupun MUI yang konsisten menjadi jembatan penyaluran bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia kepada rakyat Palestina.
"Terima kasih kepada Ketua Baznas, Bapak Prof. Dr. KH Noor Achmad, dan Wakil Ketua MUI, Dr. KH Marsudi Syuhud, yang hadir langsung bersama perwakilan kedua organisasi dalam pertemuan," ucap Wamenlu.
Ketua Baznas, Noor Achmad, mengatakan, pihaknya mendukung penuh upaya rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, masjid dan sekolah setelah tercapainya gencatan senjata.
Baca Juga: JK Sambut Gencatan Senjata Israel-Hamas: Langkah Terlambat yang Tetap Bermakna untuk Kemanusiaan
"Kami berencana mendukung rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, masjid dan sekolah. Kami berharap, Bapak Presiden dan Menteri Luar Negeri dapat melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol solidaritas bangsa Indonesia," jelasnya.
Baznas juga berkomitmen untuk menjadi jembatan amanah antara masyarakat Indonesia dan rakyat Palestina melalui sinergi dengan mitra internasional, penyesuaian strategi dan pemanfaatan teknologi.
Dalam hal, Noor Achmad menyampaikan, Baznas menyalurkan melalui beberapa jalur-jalur distribusi yang aman, cepat dan tepat sasaran.
Setidaknya melalui tiga metode, di antaranya penyaluran langsung, penyaluran melalui mitra non-Palestina dan penyaluran melalui mitra lokal Gaza.
Baca Juga: Sebut Gencatan Senjata sebagai Aib, Menteri Keamanan Israel Ancam Tinggalkan Netanyahu
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kepercayaan dan kepedulian yang telah diberikan. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ini dengan keberkahan yang berlipat ganda, serta menjadikan amal ini sebagai penolong kita di dunia dan akhirat," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Baznas juga menyampaikan telah berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp120 miliar untuk masyarakat Palestina.
Dengan jumlah penerima manfaat mencapai 407.350 orang dan masih terus bertambah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









