Strategi Badan Bank Tanah Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

AKURAT.CO Badan Bank Tanah siap mendukung target pemerintah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. Salah satunya, melalui pengelolaan tanah agar dimanfaatkan untuk proyek infrastruktur.
"Apapun kepentingannya, tanah adalah sumber daya utama yang dibutuhkan," kata Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja, dalam Media Gathering 'Kinerja 2024 dan Outlook 2025' di Bandung, Sabtu (18/1/2025).
Parman mengatakan, tanah yang disediakan oleh Badan Bank Tanah akan diarahkan untuk pembangunan kawasan industri (industrialisasi) dan fasilitas penunjang lainnya.
Baca Juga: Badan Bank Tanah Siap Kelola Lahan Hasil Sitaan Kasus BLBI
Dengan cara ini, perkembangan ekosistem industri di sebuah kawasan industri diharapkan bisa cepat berdiri. Sehingga, sektor ini mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi termasuk penyediaan lapangan kerja.
"Karena dengan industri itu bisa dicapai (pertumbuhan ekonomi) antara 5-8 persen tapi memang tidak bisa langsung karena kita harus persiapkan infrastruktur dan lainnya secara bertahap," imbuhnya.
Selain itu, Badan Bank Tanah juga akan turut berpartisipasi dalam menciptakan ekosistem peningkatan investasi, serta peningkatan ekspor dari sebuah industri melalui penyediaan lahan. Dia berharap, andil Badan Bank Tanah ini mampu memastikan daya saing industri nasional tumbuh lebih baik dibandingkan Vietnam.
Salah satu bidikan Badan Bank Tanah untuk menunjang kegiatan industrialisasi adalah, penyediaan lahan di kawasan yang memiliki pelabuhan seperti di Makassar. Potensi market dan dukungan lainnya untuk membangun kawasan industri di sana dinilai cukup besar.
Di luar itu, Parman berharap dukungan dari pemerintah untuk memastikan jaminan kepastian hukum dari setiap upaya pembangunan kawasan industri.
Tanpa adanya jaminan kepastian hukum dan ekosistem perpajakan yang kompetitif, pembangunan kawasan industri akan terkendala sehingga target peningkatan kontribusi sektor industri terhadap pertumbuhan ekonomi nasional menjadi kurang optimal.
Baca Juga: Badan Bank Tanah Catatkan Perolehan Tanah Melonjak 194 Persen di 2024, Terbesar Sejak Berdiri
"(Penyediaan tanah untuk industrialisasi di Purwakarta sudah tidak mungkin lagi makanya kami mencoba melihat potensi di Indonesia Timur misalnya di dekat Ujung Pandang atau Makassar yang lautnya dalam karena dari situ bisa langsung ekspor ke Jepang ke Amerika dan lainnya," jelasnya.
Selain itu, dukungan Badan Bank Tanah untuk kepentingan umum, meliputi kawasan swasembada pangan dan energi, bendungan, pembangunan jalanan bebas hambatan. Dukungan untuk kepentingan sosial, meliputi pembangunan rumah ibadah, sarana olahraga umum, konservasi, penghijauan.
Kemudian, dukungan untuk pemerataan ekonomi yang memberikan peningkatan ekonomi, meliputi pembangunan pasar rakyat, pembangunan rumah rakyat, program pionir, pembukaan isolasi wilayah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







