Akurat

Cara Cek Penerima Bansos Januari 2025: BPNT hingga Diskon Listrik 50 Persen

Dani Zahra | 2 Januari 2025, 09:50 WIB
Cara Cek Penerima Bansos Januari 2025: BPNT hingga Diskon Listrik 50 Persen

AKURAT.CO Pemerintah kembali menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) di awal tahun 2025 untuk meringankan beban masyarakat.

Beberapa bansos yang cair pada Januari 2025 antara lain Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), hingga diskon listrik 50 persen.

Lantas, bagaimana cara mengecek apakah Anda termasuk penerima bansos tersebut?

Baca Juga: Hanya Pakai NIK KTP, Ini Cara Cek Bansos BPNT dan PKH Cair 2025 Resmi dari Kemensos!

Cara Cek Penerima Bansos

Untuk mengetahui apakah Anda termasuk penerima bansos, Anda dapat melakukan pengecekan melalui beberapa cara berikut:

1. Diskon Listrik 50 Persen

Pemerintah Terapkan Diskon Listrik 50% Mulai 1 Januari 2025
Pemerintah resmi memberlakukan diskon tarif listrik sebesar 50% yang mulai berlaku pada 1 Januari 2025. Diskon ini diberikan sebagai stimulus ekonomi pasca-kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% untuk barang mewah.

Diskon listrik 50% ini berlaku untuk empat kelompok masyarakat:
- Pengguna daya 450 VA: 24,7 juta rumah tangga
- Pengguna daya 900 VA: 38 juta rumah tangga
- Pengguna daya 1.300 VA: 14,1 juta rumah tangga
- Pengguna daya 2.200 VA: 4,6 juta rumah tangga

Cara Membeli Token Listrik Diskon 50% di PLN Mobile
1. Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile, kemudian buat akun.
2. Setelah berhasil masuk, pilih menu "Token & Pembayaran".
3. Masukkan nomor IDPEL atau nomor meteran yang ingin diisi token listrik.
4. Pilih "Beli Token" dan pilih harga token yang diinginkan.
5. Klik "Lanjutkan Pembayaran" dan pilih metode pembayaran yang sesuai.
6. Selesaikan pembayaran sesuai instruksi di aplikasi.
7. Setelah transaksi selesai, pilih "Lihat Transaksi Saya" untuk memeriksa riwayat transaksi.

2. Program Keluarga Harapan (PKH)

PKH memberikan bantuan tunai kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terdaftar di DTKS. Pada 2025, bantuan diberikan empat kali setahun dengan variasi jumlah, sesuai kategori:

- Ibu Hamil/Nifas: Rp3.000.000 per tahun
- Anak Usia Dini: Rp3.000.000 per tahun
- Pendidikan Anak: hingga Rp2.000.000 per tahun
- Penyandang Disabilitas dan Lansia: Rp2.400.000 per tahun

Pemerintah menyediakan situs cekbansos.kemensos.go.id untuk memudahkan masyarakat mengecek status penerima PKH. Berikut langkah-langkahnya:

1. Akses situs https://cekbansos.kemensos.go.id.
2. Masukkan Nomor NIK dari KTP atau KK.
3. Pilih provinsi dan kabupaten/kota Anda.
4. Klik Cek Data untuk melihat hasil apakah terdaftar sebagai penerima bantuan PKH.

3. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

BPNT memberikan Rp200.000 per bulan (dicairkan Rp400.000 setiap dua bulan) untuk penerima yang terdaftar dalam DTKS atau DTSE.

Untuk memeriksa apakah Anda terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Akses website resmi cek bansos Kemensos melalui link ini: [https://cekbansos.kemensos.go.id/](https://cekbansos.kemensos.go.id/).
2. Isi data lengkap seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa tempat tinggal Anda.
3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
4. Ketikkan kode captcha yang muncul dengan benar.
5. Klik tombol "Cari Data".

Jika NIK Anda terdaftar sebagai penerima bansos, informasi status dan periode pemberian bantuan akan muncul. Jika tidak terdaftar, akan muncul keterangan "Tidak Terdapat Peserta/PM".

4. Program Indonesia Pintar (PIP)

PIP memberikan bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu, dengan besaran berbeda sesuai jenjang pendidikan:
- Siswa SD: Rp450.000 per tahun
- Siswa SMP: Rp750.000 per tahun
- Siswa SMA: Rp1.800.000 per tahun

Siswa dan orang tua dapat memverifikasi status penerimaan dana PIP melalui portal resmi Kemdikbud. Berikut langkah-langkahnya:

1. Kunjungi situs resmi PIP Kemdikbud di pip.kemdikbud.go.id.
2. Masukkan NISN dan NIK pada kolom yang tersedia.
3. Isi kode keamanan (captcha) yang muncul di layar.
4. Klik "Cek Penerima PIP" untuk melanjutkan pengecekan.
5. Jika nama terdaftar, informasi penerima beserta status pencairan dana akan muncul di layar.

5. Bansos Beras 10 Kg

Bantuan beras sebanyak 10 kg per bulan akan terus diberikan hingga Februari 2025, dengan evaluasi selanjutnya.

Bagi Anda yang ingin mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bansos beras 10 kg, bisa memeriksa status penerimaan melalui website atau aplikasi cek bansos Kemensos.

1. Kunjungi situs resmi cek bansos di [https://cekbansos.kemensos.go.id/](https://cekbansos.kemensos.go.id/).
2. Masukkan data wilayah sesuai tempat tinggal, seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa.
3. Pastikan nama penerima sesuai dengan data pada e-KTP atau Dukcapil.
4. Ketikkan kode verifikasi yang muncul di layar dengan benar.
5. Klik "Cari Data" untuk melihat status apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos.

6. Iuran Jaminan Kesehatan

Pemerintah menanggung iuran BPJS sebesar Rp42.000 per bulan untuk keluarga berpenghasilan rendah yang terdaftar di DTKS.

7. Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Pada Januari 2025, pemerintah meluncurkan MBG yang menyasar 3 juta anak di Indonesia. Uji coba dilakukan pada Desember 2024 di 150 lokasi. Program ini bertujuan meningkatkan kesehatan siswa dan mengurangi kekurangan gizi, dengan sasaran utama:
- Siswa PAUD hingga SMA, termasuk pesantren
- Balita (di bawah 5 tahun)
- Ibu hamil dan menyusui

Baca Juga: Ombudsman: Bansos Harus Bertransformasi ke Arah Produktif

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D