Prabowo Bantah Akan Maafkan Koruptor, Cuma Beri Kesempatan Bertaubat

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, meluruskan soal wacana pemerintah untuk memaafkan para koruptor yang belakangan mendapat kritikan dari banyak pihak.
Dia menegaskan, bahwa pemerintah hanya memberi kesempatan kepada para koruptor untuk bertobat, bukan memberi maaf para koruptor dan menghapus hukumannya.
Prabowo mengatakan, para koruptor diberi kesempatan untuk bertaubat dengan catatan mau mengembalikan uang hasil korupsinya kepada negara.
Baca Juga: Menkum Supratman: Mekanisme Pengampunan Koruptor Masih Tunggu Arahan Prabowo
"Ada yang mengatakan Prabowo mau maafkan koruptor, bukan begitu, orang bertaubat, tapi kembalikan dong yang kau curi, enak aje udah nyolong," ujarnya.
"Kau bertaubat, yang kau curi kau kembalikan. Bukan saya maafkan koruptor. Tidak," sambungnya.
Prabowo mengatakan, bertaubat adalah salah satu contoh perilaku yang dianjurka agama. Oleh karenanya, dia menilai tidak ada salahnya wacana ini digulirkan.
Lebih lanjut, pemerintah siap menyelidiki seluruh harta para koruptor jika yang bersangkutan tidak punya niat baik untuk bertobat dan mengembalikan uang curiannya ke negara.
"Saya mau sadarkan mereka, yang sudah terlanjur dulu berbuat dosa ya bertaubatlah itu kan ajaran agama. Bertaubatlah, kasian rakyat, kembalikan uang itu sebelum kita cari hartamu, kemana kita akan cari," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









