Akurat

Gelar Muktamar, Ahlulbait Indonesia Susun Program Sejalan dengan Kepentingan Nasional

Mukodah | 2 Desember 2024, 23:36 WIB
Gelar Muktamar, Ahlulbait Indonesia Susun Program Sejalan dengan Kepentingan Nasional

AKURAT.CO Organisasi Ahlulbait Indonesia (ABI) akan menggelar Muktamar ke-4 di Jakarta pada 6-8 Desember 2024.

Muktamar ini rencananya dihadiri oleh 300 orang lebih yang merupakan pengurus ABI dari seluruh daerah di Indonesia.

Wakil Ketua Umum Ahlulbait Indonesia, Ahmad Hidayat, menyebut, muktamar ini mengusung tema "Organisasi Berbudaya dan Berkearifan untuk Khidmat Keumatan dan Kebangsaan."

Menurutnya, muktamar ini menjadi momen penting karena banyak program-program yang akan disusun oleh ABI.

Sekaligus meneguhkan keterlibatan ABI dalam memajukan bangsa dan negara.

Baca Juga: Ridwan Kamil Sosok Pancasilais Sejati, Siap Ciptakan Jakarta yang Inklusif, Toleran dan Berkeadaban

"Momentum muktamar penting dan strategis. Ini dalam rangka meneguhkan integritas dan eksistensi bagian komunitas bangsa ini. Peran ke-Indonesiaan dan keislaman dalam kerangka bangsa dan umat," Ahmad, saat temu media, di Jakarta, Senin (2/12/2024).

Ia mengatakan, secara garis besar ada tiga program yang akan dilanjutkan dan dikembangkan.

Pertama adalah program penguatan sumber daya secara internal.

Kedua, yaitu program yang mengakselerasi apa yang menjadi kepentingan nasional.

"Bersentuhan dengan program-program pemerintah, program-program negara, khususnya sekaitan dengan misalnya membangun kehidupan moderat, moderasi beragama, membangun kehidupan yang toleran di antara sesama anak bangsa dengan mengadakan berbagai macam forum-forum sekaitan dengan itu," jelas Ahmad.

Dan yang ketiga yaitu program-program yang bersifat sosial kemanusiaan.

Ia menyebut bahwa ABI akan terlibat jauh akan hal ini.

Baca Juga: Tanamkan Wawasan Komprehensif Demi Membentuk Karakter Anak Yang Toleran

"Program bersifat sosial kemanusiaan ini adalah program yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup, baik itu internal komunitas maupun dengan masyarakat bangsa ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan bahwa dalam muktamar ini, pihaknya juga turut mengundang berbagai pihak. Salah satunya Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Ahmad juga menegaskan bahwa ABI membuka peluang membangun komunikasi secara sepadan dengan pihak mana pun dalam rangka mendorong proses moderasi beragama toleran di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kami percaya ketika kehidupan moderat ini berlangsung baik, kehidupan toleran ini berlangsung baik, maka seluruh hajat bangsa ini dalam rangka mengisi kemerdekaannya dengan pembangunan itu bisa berjalan dengan baik," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK