Menko PM: Program Makan Bergizi Gratis akan Terus Ditingkatkan

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, mengungkapkan, meski tahap awal program ini hanya menganggarkan Rp10 ribu per porsi, kualitas dan cakupannya akan terus ditingkatkan secara bertahap.
“Di tahap awal, Pemerintah telah menyediakan dana sebesar Rp50 hingga Rp70 triliun. Ke depan, kami akan terus berupaya menambah alokasi anggaran agar program ini dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Muhaimin, Sabtu (30/11/2024).
Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan meski dengan anggaran yang terbatas.
Standar gizi, kebersihan, dan ketahanan pangan harus tetap menjadi prioritas utama bagi para mitra pemasok yang terlibat dalam program ini.
Baca Juga: Pengurus PP PBSI Periode 2024-2028 Resmi Dilantik, Ada Taufik Hidayat dan Mulyo Handoyo
“Meski anggarannya terbatas, kualitas makanan, termasuk nilai gizinya, tidak boleh diabaikan. Semua mitra kami harus memastikan bahwa makanan yang disajikan memenuhi standar tinggi,” tegas Gus Imin.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyampaikan, program MBG telah melalui tahap uji coba selama hampir satu tahun di beberapa daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta.
Berdasarkan hasil uji coba, anggaran Rp10 ribu per porsi dinilai cukup untuk menyediakan makanan bergizi dengan 600-700 kalori per sajian.
“Dengan anggaran Rp10 ribu, kami telah berhasil mencukupi kebutuhan kalori per porsi bagi masyarakat di beberapa wilayah uji coba. Hasilnya sangat memuaskan, sehingga tahun depan program ini akan diterapkan secara nasional,” ujar Hasan.
Pemerintah telah menetapkan alokasi anggaran senilai Rp71 triliun untuk implementasi program MBG pada 2025.
Dana tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan membantu mengurangi angka malnutrisi di Indonesia.
Baca Juga: Komisi IX DPR: Perempuan Berpolitik Tak Menentang Agama
Program ini menjadi langkah konkret Pemerintah untuk mendorong peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui akses makanan bergizi yang terjangkau.
Di bawah pengawasan ketat, program ini diharapkan menjadi motor penggerak perubahan bagi jutaan rakyat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








