Dito Ariotedjo, Menteri Termuda di Kabinet Merah Putih Berusia 34 Tahun

AKURAT.CO Politisi Partai Golkar, Ario Bimo Nandito Ariotedjo, atau yang lebih akrab disapa Dito Ariotedjo, kembali mengemban amanat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), pada kabinet Merah Putih.
Hal ini pun sudah diprediksi sebelumnya, mengingat Dito telah memenuhi panggilan Presiden terpilih, Prabowo Subianto di kediamannya, di Jalan Kertangara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024).
Dalam Kabinet Merah Putih, Dito kembali menyandang sebagai menteri termuda di Kabinet Merah Putih 2024-2029, yang berusia 34 tahun. Sebelumnya, Dito juga menjadi menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, yang kala itu usinya 32 tahun.
Baca Juga: Kaesang Hadir di Istana Negara, Dampingi Tiga Kader PSI yang Jadi Menteri dan Wamen
Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo, lahir di Jakarta pada 25 September 1990. Dito merupakan putra dari mantan Direktur Utama PT Aneka Tambang (ANTAM), Arie Prabowo Ariotedjo. Kakek dari Dito, Sri Bimo Ariotedjo adalah mantan Duta Besar Indonesia untuk Filipina periode 1973-1977.
Menteri berusia 34 tahun ini telah menikah dengan Niena Kirana Riskyana dan dikaruniai satu orang anak perempuan bernama Sadia Kiera Nadashana.
Dito menempuh pendidikan di SD Tarakanita 2 Jakarta, kemudian di SMP Al-Azhar Jakarta, dan melanjutkan di SMA Negeri 6 Jakarta. Setelah lulus, Dito menamatkan pendidikan tinggi di Universitas Indonesia (UI) dengan gelar sarjana hukum di tahun 2012.
Semasa kuliah, Dito pernah dipercaya sebagai bendahara umum dari Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Fakultas Hukum UI dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UI.
Kemudian, di organisasi eksternal, Dito tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Pembaruan (GPMP) sebagai sekretaris jenderal dan menjadi ketua umum organisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).
Tak hanya itu, Dito juga sempat menjabat sebagai ketua umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957.
Baca Juga: Prabowo Lantik Menteri dan Kepala Lembaga di Kabinet Merah Putih
Di dunia politik, pada tahun 2016 hingga 2022, Dito sempat menjabat sebagai ketua umum pada sayap organisasi kepemudaan Partai Golkar, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI). Saat di AMPI, Dito membangun Open Lab sebagai ruang kreatif pemuda dan dinilai menyumbangkan kontribusi besar untuk pemuda.
Pada 2019, Dito juga pernah menjadi Juru Bicara untuk pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Satu tahun sebelum dia terpilih sebagai Menpora RI ke-14, Dito sempat masuk ke dalam jajaran tim ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI pada tahun 2022.
Selain politisi, Dito juga merupakan seorang pengusaha dalam bidang energi, pertahanan, coworking space, dan perusahaan rintisan (start-up) yang tergabung dalam induk perusahaan bernama Grupara Ventures.
Dia juga sempat menjadi chairman klub sepak bola profesional Indonesia, Rans Nusantara FC, yang dibentuk Raffi Ahmad dan Rudy Salim, pada akhir 2021.
Tak hanya pernah masuk ke dalam sejumlah federasi olahraga seperti ketua umum Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jakarta dan anggota dewan penasihat pimpinan pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), Dito juga pernah terlibat dalam dunia olahraga untuk pemuda.
Dito pernah dipilih sebagai ketua kontingen atau Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Olimpiade Remaja (Youth Olympic Games) Buenos Aires 2018.
Kiprahnya di dunia olahraga dan kepemudaan pun berlanjut saat ia menjadi Menpora di tahun 2023. Salah satu fokus utama Dito dalam masa jabatannya yang terbilang singkat adalah Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang berada di Peraturan Presiden No. 86 Tahun 2021. DBON adalah program pembangunan olahraga jangka panjang 2021-2045, dengan target utama meraih prestasi terbaik di Olimpiade 2044.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









