Akurat

Hati-hati, Suporter Bola Kedapatan Bawa Flare atau Petasan Bakal Dirazia Polisi

Dwana Muhfaqdilla | 10 September 2024, 19:39 WIB
Hati-hati, Suporter Bola Kedapatan Bawa Flare atau Petasan Bakal Dirazia Polisi

AKURAT.CO Polisi menegaskan akan melakukan razia kepada para suporter laga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Timnas Indonesia melawan Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), jika kedapatan membawa flare ataupun petasan.

"Akan melakukan pemeriksaan ataupun razia apabila ada para penonton yang memang sengaja membawa contohnya flare ataupun petasan. Kita tidak ingin nanti hal-hal tersebut berkesan negatif bagi suporter Indonesia," kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan, Selasa (10/9/2024).

Terkait rekayasa lalu lintas sampai saat ini masih belum dilakukan. Namun, para penonton dimintanya untuk menggunakan transportasi umum agar tak menambahkan kemacetan di kawasan GBK.

Baca Juga: Profil Salman Falahi, Wasit Kontroversial yang Pimpin Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

"Tentunya kami berharap agar para penonton itu semuanya bisa disiplin kemudian bisa mentaati berbagai aturan-aturan yang menjadi ketentuan, tidak membawa benda-benda terlarang ke dalam stadion GBK," tukasnya.

Sebelumnya, ribuan personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran ketiga antara Indonesia dan Australia yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (10/9/2024).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan personel gabungan tersebut terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, Kodim Jaya, dan Kodim Jakarta Pusat.

"Polda Metro Jaya mengerahkan 2.335 personel gabungan dari Polda, Polres Metro Jakarta Pusat, serta rekan-rekan dari Kodam Jaya, termasuk Kodim Jakarta Pusat dan stakeholder lain seperti pemadam kebakaran, ambulans, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Pemerintah Provinsi," kata Ade Ary di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/9/2024).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.