Jokowi Minta LDII Dukung dan Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) untuk mendukung dan turut berkontribusi pada pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Chriswanto Santoso setelah menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Selasa.
"Kemudian kami meminta petunjuk beliau, arahan beliau adalah beliau meminta supaya LDII mendukung pemerintah baru nanti. Ikut berpartisipasi, bahkan ikut berkontribusi pada pemerintahan yang baru," kata Ketua Umum LDII, Chriswanto Santoso, di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Antara, Selasa (3/9/2024).
Baca Juga: Pernah Berseberangan, Xanana Gusmao Sanjung Prabowo: Akan Jadi Presiden Luar Biasa
Dia mengatakan, Presiden Jokowi meminta untuk mendukung pemerintahan berikutnya, karena berkesinambungan dengan pemerintah sebelumnya. Sehingga, LDII bisa lebih berkontribusi dan berperan di dalamnya.
"Supaya LDII juga lebih berperan di dalamnya, lebih menunjukkan kontribusinya sehingga kalau ini bisa dikerjakan bersama-sama kekuatan ormas, kekuatan politik, Insya Allah harapan kita ini akan menjadi lebih optimal dalam melaksanakan itu," katanya.
Oleh karena itu, Jokowi pun meminta jajaran pengurus LDII untuk menghadap Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto dalam waktu dekat untuk membahas komitmen dukungan itu.
"Kita dalam waktu dekat diminta menghadap kepada Menhan. Sebagai Presiden terpilih supaya kesinambungan tadi. Dan insyaallah ini sudah diatur untuk kami bisa mendapat itu," kata Chriswanto.
Jokowi juga meminta kepada jajaran pengurus LDII untuk menyosialisasikan pentingnya menjaga stabilitas keamanan, karena pembangunan tidak bisa berjalan tanpa hal tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








