Akurat

Paus Fransiskus Bakal Dikawal Paspampres dalam Kunjungan ke Indonesia

Dwana Muhfaqdilla | 2 September 2024, 15:52 WIB
Paus Fransiskus Bakal Dikawal Paspampres dalam Kunjungan ke Indonesia

AKURAT.CO Pemimpin Vatikan, Paus Fransiskus, akan berkunjung ke Indonesia pada 3-6 September 2024. Dalam kunjungannya, Paus akan dikawal ketat oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

"Jadi, Paspampres nanti yang melekat di Ring 1, di mana keberadaan Paus berada. Untuk yang lainnya, setingkat Menteri atau setingkat eksekutif yang lainnya, itu nanti ada di Ring 2 dan Ring 3," kata Pangkogabwilhan I, Laksamana Madya TNI Agus Hariadi setelah menggelar Apel Gelar Pasukan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (2/9/2024).

Agus mengungkapkan, pihaknya juga mempersiapkan pasukan khusus militer serta penembak runduk atau sniper. Hal ini tertuang pada prosedur tetap (protap) untuk kedatangan tamu kenegaraan.

Baca Juga: Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia, Dishub DKI Jakarta Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

"Ya, itu sudah ada. Sudah ada protapnya sendiri (penembak runduk). Sesuai dengan protapnya VVIP, kita tidak berani mengambil resiko. Jadi semua ring sudah ada tugas dan tanggung jawabnya masing-masing," tukas dia.

Pengawalan yang sama juga akan diterapkan pada tamu undangan setingkat presiden atau perdana menteri yang menghadiri acara International Sustainability Forum (ISF) pada 5-5 September di Jakarta. Meski begitu, pihaknya masih menunggu kepastian terkait jumlah pejabat negara yang hadir.

"Jadi, kita masih menunggu kepastian berapa jumlah pejabat negara asing yang selevel Presiden atau Perdana Menteri hadir. Dan itu nanti akan sudah satu paket. Jadi, seandainya satu kepala negara itu, berapa tim yang akan digelar, itu sudah disiapkan semuanya," pungkas Agus.

Sebagai informasi, Paus Fransiskus dijadwallan datang pada 3 September 2024 pukul 11.30 WIB. Keesokan harinya, Paus akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka pada pukul 10.00 WIB.

Pada 5 September 2024, Paus dijadwalkan melakukan pertemuan antar agama dengan Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar. Selanjutnya, Paus akan bertemu dengan penerima manfaat organisasi amal di Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Barulah pada sore harinya, Paus akan mengadakan Misa Akbar di stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Acara tersebut akan dihadiri puluhan ribu umat Katolik Indonesia.

Keesokan harinya, Paus akan meninggalkan Jakarta, Indonesia dan menuju Port Moresby, Papua Nugini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.