36 Persen Wilayah Indonesia Sudah Masuk Musim Kemarau

AKURAT.CO Sebanyak 36 persen wilayah Indonesia dari Zona Musim (ZOM) diketahui telah memasuki musim kemarau.
Bahkan, laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sudah ada satu wilayah yang tidak mengalami hujan selama 53 hari yakni Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
"Baru 36 persen dari jumlah Zona Musim Indonesia memasuki musim kemarau. Sisanya masih mengalami musim hujan. Saat ini tidak ada daerah yang mengalami tidak ada hujan lebih dari dua bulan," BMKG menjelaskan melalui keterangan resmi, Selasa (4/6/2024).
Baca Juga: Antisipasi Harga Pangan Naik Saat Kemarau, Pemerintah Bangun Sumur Pompa di Daerah Kering
BMKG mencatat wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Riau, sebagian Kepulauan Riau, sebagian Banten dan sebagian Jawa Barat.
Kemudian DI Yogyakarta, sebagian Jawa Tengah, Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian Nusa Tenggara Timur, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Gorontalo dan sebagian Sulawesi Utara.
Sementara, daerah kurang hujan terpanjang sampai dengan akhir Mei 2024 yakni di wilayah Lombok Timur dan masuk kategori sangat panjang.
Baca Juga: Kemarau di Musim Penghujan, Waspada Potensi Pancaroba di Indonesia
BMKG mengimbau masyarakat untuk menghemat dan menggunakan air secara bijak. Supaya dampak kekeringan bisa dihadapi bersama.
"Bagi daerah yang masih masuk musim hujan, periksa lingkungannya supaya bisa menampung dan mengalirkan air hujan dengan baik," demikian imbauan BMKG.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









