Akurat

Hari Nelayan Nasional, Mind ID Berikan Dukungan ke Masyarakat Pesisir

Sri Agustina | 6 April 2024, 16:04 WIB
Hari Nelayan Nasional, Mind ID Berikan Dukungan ke Masyarakat Pesisir

AKURAT.CO Memperingati Hari Nelayan Nasional yang jatuh pada 6 April, MIND ID turut mengambil peran dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir agar lebih sejahtera.

"Inisiatif-inisiatif yang dilakukan Anggota Grup MIND ID menunjukkan proses bisnis perusahaan dapat sejalan dengan kesejahteraan masyarakat lokal dan pelestarian lingkungan, termasuk bagi masyarakat pesisir," kata Sekretaris Perusahaan MIND ID, Heri Yusuf, Sabtu (6/4/2024).

PT Timah Tbk misalnya, perusahaan ini mendukung aktivitas kelompok nelayan dengan menyerahkan bantuan alat tangkap, peningkatan sarana dan prasarana usaha kelompok nelayan, perbaikan perahu nelayan bagi kelompok nelayan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau.

Baca Juga: Kesepakatan WTO Ancam Nelayan Indonesia, LaNyalla Ingatkan Pemerintah Utamakan Rakyat

Tak sampai di situ, PT Timah Tbk juga melakukan pemberdayaan kelompok nelayan dan masyarakat pesisir. Pemberdayaan dilakukan dengan pelibatan nelayan untuk membuat coral garden dan fishing ground di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan riil dan kontribusi secara langsung, memberi efek lebih luas dalam aktivitas ekonomi kelompok nelayan dan masyarakat di Tapunopaka.

Di Papua, PT Freeport Indonesia (PTFI) melaksanakan berbagai program untuk memberdayakan nelayan suku Kamoro dan nelayan dari suku lain di pesisir Kabupaten Mimika melalui program pengembangan komunitas.

Dalam melaksanakan program tersebut PTFI berkolaborasi dengan Koperasi Maria Bintang Laut (KMBL) melaksanakan sejumlah program yang dilaksanakan mencakup perikanan tangkap serta perikanan budi daya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.