Akurat

Kapan Puncak Arus Mudik Lebaran 2024? Jangan Salah Pilih Tanggal!

Iim Halimatus Sadiyah | 4 April 2024, 13:49 WIB
Kapan Puncak Arus Mudik Lebaran 2024? Jangan Salah Pilih Tanggal!

AKURAT.CO Menjelang Hari Raya Idul Fitri, maka kamu perlu tahu arus mudik lebaran 2024 agar tidak terjebak macet dalam satu waktu.

Pasalnya, arus mudik lebaran 2024 dapat diprediksi karena tiap tahun selalu terjadi sejumlah orang melakukan mudik di waktu yang sama.

Maka dari itu, ketahui puncak arus mudik lebaran 2024 yang tepat untuk pulang ke kampung halaman agar terhindar dari macet.

Mengutip berbagai sumber, Kamis (4/4/2024), berikut ini puncak arus mudik lebaran 2024 yang perlu diamati sebelum balik kampung.

Baca Juga: Amankan Mudik Lebaran, Korlantas Polri Terjunkan 138 Personel Pamatwil Operasi Ketupat 2024

Kapan Puncak Arus Mudik Lebaran 2024?

Berdasarkan informasi dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengimbau masyarakat untuk menghindari tanggal-tanggal di mana arus mudik dan arus balik dapat mencapai puncaknya pada tahun 2024.

Menurut data Kemenhub, puncak mudik nasional diperkirakan terjadi pada H-2 atau Senin 8 April 2024 sebanyak 26,2 juta orang (13,7%).

Kemudian pada H-4 di hari Sabtu 6 April 2024 sebanyak 23,2 juta orang (11,98%), dan H-3 pada Minggu 7 April 2024 sebanyak 23,1 juta orang (11,94%).

"Kemarin kami roadshow ke Jabar, Jateng untuk menyampaikan pesan pemerintah kepada Kapolres, Dandim, Kadishub kelihatannya hari H tanggal 10-11 April puncaknya H-4, H- 3 dan H-2 anjuran kita H-5 dan seterusnya itu prefer dilakukan, sebaliknya pulang (arus balik) lebih akhir. Libur anak-anak pada 4-16 April, jadi memungkinkan kepulangan lebih awal dan kembalinya lebih akhir, ini juga membangkitkan ekonomi di daerah," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR, Selasa (2/4/2024).

Baca Juga: Cara Buat Desain Amplop Lebaran di Canva, Gratis dan Simpel!

Perkiraan arus mudik Lebaran 2024 sangat penting bagi masyarakat yang berencana kembali ke kampung halaman.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memperkirakan 193,6 juta pemudik tahun ini, yang berarti naik sekitar 60% dari 123,8 juta pemudik dari tahun lalu.

Sementara itu, puncak balik nasional diproyeksikan sebesar 40,99 juta orang, atau 21,16%, pada H+3, di hari Minggu 14 April 2024. 

Untuk wilayah Jabodetabek, puncak mudik diproyeksikan sebesar 5,20 juta, atau 18,28%, dan puncak arus balik diproyeksikan sebesar 6,12 juta, atau 21,16% pada H+3, Minggu 14 April 2024.

Beberapa faktor lain yang memengaruhi kelancaran mudik dan arus balik adalah sosialisasi kebijakan mudik.

Mulai dari arus balik kepada masyarakat dan aparat, ketersediaan bahan bakar, kesiapan infrastruktur, konektivitas jalan, rest area, zona buffer, mudik gratis, pengelolaan daerah wisata yang rawan kemacetan, pasar tumpah (terutama di Jawa Barat, Jawa Tengan, dan Jawa Timur), dan kampanye keselamatan berlalu lintas.

Sementara itu, untuk mengatur lalu lintas selama angkutan lebaran, Surat Keputusan Bersama (SKB) pengaturan dan pengelolaan lalu lintas telah ditandatangani. 

SKB ini mencakup pembatasan angkutan logistik, pengelolaan rekayasa lalu lintas, dan pedoman untuk tindakan situasional lainnya, serta Korlantas bertindak sebagai koordinator.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.