Akurat

Sanksi Tilang ETLE Tetap Berlaku Selama Arus Mudik Lebaran 2024

Dwana Muhfaqdilla | 28 Maret 2024, 12:32 WIB
Sanksi Tilang ETLE Tetap Berlaku Selama Arus Mudik Lebaran 2024

AKURAT.CO Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan, mengatakan sanksi tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) akan tetap diberlakukan selama arus mudik. Hanya saja, penilangannya hanya dilakukan di titik ETLE pintu tol dalam kota.

"Hanya di pintu tol dalam kota saja. Jadi di Cawang, kemudian gerbang tol arah Jabodetabek," kata Aan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2024).

Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap Pemberlakuan Sistem One Way Saat Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024

Selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2024, sistem ganjil genap akan diterapkan pada jalan tol mulai dari KM 0 hingga KM 414 (exit tol) Kalikangkung, Jawa Tengah, selama arus mudik dan balik Lebaran 2024.

Sistem ini tetap berlaku karena V/C ratio yang diukur masih tinggi. V/C Ratio adalah jumlah kendaraan pada satu segmen jalan dalam satu waktu dibandingkan dengan kapasitas jalan.

Selain itu, contra flow dan one way juga dianggapnya tidak dapat mengatasi kepadatan arus mudik dan balik mudik Lebaran 2024.

"Itu (awalnya) opsi akhir memang, setelah kita simulasi v/c ratio-nya masih tinggi. Kita masukan gage turun menjadi 0,7 (V/C rationya),"

Aan mengungkapkan penghitungan awal menunjukan V/C ratio arus lalu lintas di jalan tol berada di angka 1,7. Yang berarti, arus kendaraan sangat padat, bahkan diam tidak bergerak.

"Stuck, kalau kita tidak melakukan intervensi tadi mulai contra flow, pembatasan jalan dan gage," tambahnya.

Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap Pemberlakuan Contra Flow dan Ganjil-Genap Saat Mudik dan Arus Balik 2024

Diketahui, Polri akan menggelar Operasi Ketupat pada 4 sampai 16 April 2024. Demi mengantisipasi berbagai hal untuk kelancaran arus mudik dan balik, yang diprediksi ada 193,6 juta orang yang melakukan perjalanan.

Oleh karena itu, 145 ribu personel akan dikerahkan pada operasi ini. Diantaranya, anggota Polri sebanyak 76.192 personel dan instansi terkait sebanyak 68.969 personel, mereka akan disebar di sejumlah titik untuk pengamanan dan memastikan lancarnya mudik.

Selain itu, pihaknya akan menyiapkan beberapa rekayasa lalu lintas, seperti contraflow, sistem satu arah (one way) dan penerapan ganjil-genap sebagai alternatif terakhir.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.