Akurat

Bukan Masalah Teknis, Ini Penyebab Pesawat Lion Air Berputar-putar di Langit Binjai

Rizky Dewantara | 12 Maret 2024, 10:38 WIB
Bukan Masalah Teknis, Ini Penyebab Pesawat Lion Air Berputar-putar di Langit Binjai

AKURAT.CO Viral di media sosial pesawat Lion Air berputar-putar di langit Binjai, Sumatera Utara, Senin (11/3/2024). Diketahui, pesawat dengan nomor penerbangan JT-106 hendak menuju Jeddah, Arab Saudi dari Surabaya.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pesawat yang membawa jemaah umrah tersebut mengalihkan pendaratan ke Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Baca Juga: Lowongan Kerja Lion Air Group untuk Lulusan D4/S1, Simak Kualifikasinya di Sini

"Hal ini dilakukan karena perubahan waktu pemberitahuan resmi (Notam) dari otoritas di Sri Lanka," kata Danang, dalam keterangan resmi di Medan, ditulis Selasa (12/3/2024).

Notam (notice to airmen) merupakan pemberitahuan disebarluaskan yang bersifat penting oleh personel operasi penerbangan menyatakan penutupan sementara wilayah udara di Sri Langka.

Pengalihan pendaratan kepada bandar udara alternatif ini merupakan prosedur standar operasional penerbangan guna memastikan keamanan dan keselamatan penerbangan.

"Pengalihan pendaratan di Bandar Udara Internasional Kualanamu ini, bukan disebabkan oleh masalah teknis pesawat," tegas Danang.

Baca Juga: Batam Aero Technic Konsisten Perbarui Interior Kabin Lion Air Group

Sebelum pendaratan di Bandar Udara Internasional Kualanamu, pesawat sempat melakukan holding atau terbang mengelilingi wilayah udara Kota Binjai, Sumatera Utara. Holding ini dilakukan untuk beberapa waktu dengan tujuan mengurangi berat pesawat melalui pemakaian avtur atau bahan bakar.

"Ini langkah yang diambil agar pendaratan sesuai dengan limitasi pesawat atau berat pesawat saat melakukan pendaratan," kata dia.

Setelah melakukan pendaratan dengan selamat di Bandar Udara Internasional Kualanamu, rencananya pesawat akan melanjutkan penerbangan. Penerbangan menuju Jeddah, Arab Saudi, setelah bandar udara di Colombo, Sri Lanka, dibuka kembali dan dianggap aman untuk dilayani.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.