Kepala LAN Serahkan Sertifikat Akreditasi Untuk 37 Lembaga Pelatihan

AKURAT.CO Saat ini collaborative intelligence sangat dibutuhkan dalam mendorong kultur belajar bersama sebagai upaya mengembangkan kapasitas dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
Hal ini diungkapkan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Adi Suryanto, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Akreditasi Lembaga Pelatihan Tahun 2023, di Aula Prof. Agus Dwiyanto, MPA, Kantor LAN Jalan Veteran 10 Jakarta Pusat.
“Saat ini ASN dituntut untuk terus menerus belajar dan mengembangkan kompetensinya, maka peran lembaga pelatihan menjadi sangat signifikan untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks dengan melakukan terobosan-terobosan baru dalam setiap pembelajaran bagi ASN," ujar Adi, Kamis (9/11/2023).
Menyikapi hal tersebut, lanjutnya, maka perlu menggeser paradigma yang semula melakukan kolaborasi multi stakeholders menjadi penerapan collaborative intelligence.
Baca Juga: Profil May Tager, Model Israel Yang Gantikan Bella Hadid Sebagai Brand Ambassador Dior
Ini merupakan salah satu upaya pembelajaran bagi orang dewasa dengan memanfaatkan kemampuan masing-masing individu untuk menyampaikan ide, ilmu, pemikiran atau mind sharing di dalam sebuah kelompok atau organisasi untuk menumbuhkan inovasi dan terobosan baru di kalangan birokrasi.
Dengan collaborative intelligence, pemerintah bersama stakeholder mengembangkan kemampuan belajar secara kolektif untuk menciptakan terobosan dan inovasi di era disrupsi, maka untuk mendukung keberhasilan belajar secara kolaboratif ini diharapkan birokrasi memiliki agile learning yang menekankan cara belajar yang lebih fleksibel, kolaboratif dan berorientasi pada inovasi baru.
Adi juga menambahkan, penjaminan mutu menjadi salah satu cara untuk mendorong dan memastikan bahwa proses learning di setiap lembaga pelatihan pemerintah mampu menjawab tantangan ke depannya.
Maka perolehan status akreditasi ini menjadi sebuah motivasi untuk meningkatkan kualitas lembaga pelatihan dan juga sebagai pembuktian bahwa status akreditasi yang berikan ini memang layak untuk disandang oleh lembaga Penyelenggara pelatihan.
Baca Juga: Daftar Merk Es Krim Pro Israel Yang Ada Di Supermarket, Ini Alternatifnya
LAN telah melakukan upaya penjaminan kualitas dari penyelenggaraan pelatihan yang dilakukan oleh lembaga pelatihan melalui akreditasi lembaga penyelenggara pelatihan untuk memastikan bahwa Lembaga Penyelenggara Pelatihan yang terakreditasi dapat memberikan kualitas pelayanan pelatihan sesuai standar mutu yang telah ditentukan.
"Saya berharap lembaga pelatihan yang diakreditasi dapat terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pengembangan kompetensi sehingga upaya pemerintah dalam membentuk ASN berkelas dunia dapat segera diwujudkan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN LAN, Taufiq, dalam laporannya menyampaikan, Lembaga Pelatihan Terakreditasi tahun 2023 ini berjumlah 37 lembaga pelatihan, yaitu 14 lembaga pelatihan berasal dari kementerian, 12 lembaga pelatihan berasal dari lembaga pemerintah nonkementerian dan 11 lembaga pelatihan berasal dari pemerintah daerah.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK









