Konflik Rempang, Komnas Temukan Enam Pelanggaran HAM

AKURAT.CO Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) menemukan enam indikasi pelanggaran HAM dalam peristiwa di Pulau Rempang, Batam, Kepri. Indikasi tersebut didapat dari hasil penelusuran komnas mencakup pemantauan dan penyelidikan di lapangan.
Indikasi yang paling kentara, kata Koordinator Sub Komisi Penegakan HAM, Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing, yakni pelanggaran hak rasa aman dan bebas intimidasi kepada warga. Selain itu, Komnas juga menemukan adanya indikasi penggunaan kekuatan berlebih oleh aparat.
“Ada enam dugaan pelanggaran HAM, hak atas rasa aman dan bebas intimidasi, penggunaan kekuatan berlebihan, penggunaan gas air mata yang tidak terukur dan memakan korban, hak untuk memperoleh keadilan,” ujar Uli dalam Konferensi Pers, di Ruang Asmara Nababan, Komnas HAM, Jakarta, Jumat (22/9/2023).
Komnas juga menemukan adanya pelanggaran bantuan hukum terhadap tahanan demo, hak atas tempat tinggal layak terkait rencana relokasi, hak perlindungan anak, serta terdampaknya siswa SD-SMP oleh gas air mata yang dilemparkan aparat. Komnas juga mencatat adanya pelanggaran hak atas kesehatan.
Dalam penyelidikan lapangan, Komnas turut menemukan adanya penembakan gas air mata ke lingkungan sekolah. Bahkan adan pengosongan puskesmas dan pemindahan tugas tenaga kesehatan di Pulau Rempang, yang membuat warga kehilangan akses kesehatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







