Akurat Logo

Urusan Capres, Jangan Klaim NU

Roni Anggara | 2 September 2023, 17:13 WIB
Urusan Capres, Jangan Klaim NU

 

 

AKURAT.CO Ketum PB Nahdlatul Ulama (NU) Yahya Cholil Staquf meminta jangan ada pasangan capres-cawapres, yang mengklaim organisasinya. NU secara struktural serta para kiai tidak pernah memberi dukungan kepada kandidat capres tertentu.

Gus Yahya menegaskan, Muktamar NU menegaskan ormas terbesar di Indonesia tidak masuk dalam pusaran politik praktis. Warga NU juga diyakini sudah cerdas dan tidak bisa ditarik-tarik untuk memenuhi ambisi calon tertentu.

“Kalau ada klaim, kiai-kiai NU merestui, itu sama sekali tidak betul. Selama ini tidak ada pembicaraan terkait calon presiden atau wakil presiden,” kata Gus Yahya, di Kantor PBNU, Jakarta, Sabtu (2/9/2023).

Baca Juga: Pemilu 2024, Kebiasaan PDIP Gandeng Kader NU Potensi Berlanjut

Keterangan Gus Yahya disampaikan bersamaan dengan momentum deklarasi pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, di Hotel Surabaya, Jatim. Duet keduanya dideklarasikan oleh Nasdem dan PKB.

Gus Yahya menolak NU dianggap representasi partai politik. Dirinya meminta organisasi yang dipimpinnya tidak diklaim untuk kepentingan politik praktis.

“Kami tidak mau NU ini dicocok-cocok hidungnya dibawa ke sana ke mari,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.