Pendeta Gilbert: Ferdy Sambo Tidak Niat Bunuh Brigadir J

AKURAT.CO, Pendeta Gilbert Lumoindong menyebut eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo tidak niat membunuh ajudannya, Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.
Gilbert mengatakan, Sambo hanya ingin memberi pelajaran kepada Brigadir J karena diduga melecehkan istrinya, Putri Candrawathi.
"Bharada E diperintahkan menembak maksudnya bukan membunuh," kata pendeta Gilbert dalam sebuah video di saluran Youtubenya, Kamis (29/9/2022).
Selain itu, Gilbert mengungkap Sambo ingin memanggil ambulans sebelum Brigadir J meninggal dunia. Namun, takdir berkata lain, Brigadir J meninggal di hadapan Sambo.
“Ada upaya memanggil ambulans untuk berharap tidak fatal kejadiannya, tapi rupanya meninggal dan karena gak mau cerita ini diketahui publik dan sangat memalukan,” ungkap Gilbert.
Gilbert juga membantah pernyataan Kamaruddin Simanjuntak soal motif pembunuhan karena adanya 'si cantik'. Di mana Sambo dikabarkan telah dinikahkan dengan ‘si cantik’ oleh seorang rohaniwan.
"Saya pikir itu rohaniawan gila kali, kita kan Kristen tidak mengenal pernikahan siri. Makin ke sini terlihat garingnya,” katanya.
"Ini merupakan aib yang menakutkan kalau seorang istri jenderal bintang dua diperkosa oleh ajudannya. Kelihatannya FS mau menutupi cerita ini dan tak mau membongkarnya karena dalam keadaan yang sangat marah di tengah diberitahu istrinya bahwa kejadian itu terjadi di Magelang, kemudian baru diceritakan setelah tiba di Jakarta," kata Pendeta Gilbert.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





