Akurat

Soal PAN Gabung Pemerintahan, Arsul Semalaman Kasih Jawaban, Yan Sindir Kekuasaan Menggiurkan

Ratu Amanda Distania | 26 Agustus 2021, 20:19 WIB
Soal PAN Gabung Pemerintahan, Arsul Semalaman Kasih Jawaban, Yan Sindir Kekuasaan Menggiurkan

AKURAT.CO, Tak sedikit pihak yang geleng-geleng kepala dengan kehadiran ketua umum dan sekjen PAN dalam pertemuan Presiden Jokowi bersama pimpinan partai politik koalisi pendukung pemerintah di Istana Negara.

Kehadiran Zulkifli Hasan dan Eddy Soeparno dalam pertemuan itu sekaligus menjadi penanda bahwa PAN bergabung dengan koalisi pendukung pemerintah.

Soal banyaknya pihak yang mempertanyakan sikap politik PAN diungkap Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani. Arsul sampai harus meladeni sejumlah koleganya semalam suntuk.

"Semalaman saya jawab teman-teman yang "geleng-geleng" PAN @Official_PAN hadir dalam pertemuan parpol koalisi Pak @jokowi," kata dia sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari Twitter @arsul_sani, Kamis (26/8/2021).

Arsul menjawab bergabungnya PAN ke pemerintah sebagai hal biasa. Ia mengibaratkan pilihan PAN seperti pilihan Faldo Maldini dan Ferdinand Hutahaean.

Faldo adalah mantan politikus PAN yang maju sebagai caleg di Pemilu 2019. Kemudian, Faldo bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan kini menjadi Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara.

Adapun Ferdinand adalah bekas politikus Partai Demokrat yang sekarang juga berada di kubu pemerintah. Karena itu, ia tidak heran jika ada yang merapat ke penguasa.

"Saya bilang bukan cuma parpol yang pindah posisi politik. Bahkan yang dulu waktu Pilpres 2019 habis-habisan nyerang Pak Jokowi juga pindah posisi seperti @FerdinandHaean3 dan @FaldoMaldini," kata Arsul diakhiri emoji tertawa. 

Komentar juga disampaikan politikus Partai Demokrat Yan Harahap. Dalam cuitannya dia menyindir bahwa kekuasaan menggiurkan.

"Kekuasaan itu memang sungguh menggiurkan. Di saat yang lain akhirnya memilih berkoalisi dengan rezim, kami tetap berkoalisi dengan rakyat," kata @YanHarahap.

Diketahui, Presiden Jokowi meggelar pertemuan dengan pimpinan parpol di Istana Negara kemarin sore. Hadir dalam pertemuan itu yakni Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri didampingi Sekjen Hasto Kristianto, Ketua Umum NasDem Surya Paloh didampingi Sekjen Johnny G Plate, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto didampingi Sekjen Ahmad Muzani.

Kemudian, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Golkar Lodewijk Paulus, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar didampingi Sekjen Hasanuddin Wahid, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa didampingi Sekjen Arwani Thomafi, dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan bersama Sekjen Eddy Soeparno.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.