Akurat

Presiden Prabowo Kumpulkan Pimpinan TNI-Polri di Istana, Sampaikan Pengarahan dan Evaluasi

Moehamad Dheny Permana | 9 Februari 2026, 11:46 WIB
Presiden Prabowo Kumpulkan Pimpinan TNI-Polri di Istana, Sampaikan Pengarahan dan Evaluasi

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para pimpinan TNI-Polri untuk menyampaikan pengarahan khusus di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun.

Selain memberi pengarahan, pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi Presiden Prabowo untuk mengevaluasi kinerja TNI-Polri.

"Ini kan acara rutin saja. Evaluasi apa langkah-langkah ke depan. Biasa, kita dapat pengarahan dari Presiden," ujar Maruli kepada awak media.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang turut hadir di Istana Negara menyebut bahwa pertemuan ini menjadi momen bagi Presiden Prabowo untuk menyampaikan taklimat awal tahun.

Baca Juga: Wacana Prabowo Dua Periode Wajar dan Realistis

Sebagaimana hal itu juga dilakukan Presiden Prabowo kepada seluruh jajaran kepala daerah dalam Rapat Koordinasi Nasional di Sentul pada pekan lalu.

"Kemarin kan ada rapat di Sentul, rakor seluruh kepala daerah. Itu awal tahun biasanya beliau (Preiden Prabowo) sampaikan kepala daerah. Nah, ini juga mungkin awal tahun juga untuk TNI-Polri. Terutama yang berhubungan dengan tugas TNI-Polri pertahanan dan keamanan," jelas Mendagri.

Dia menambahkan, apa yang disampaikan Presiden Prabowo kali ini kemungkinan juga berkaitan dengan persiapan memasuki bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

"Mungkin evaluasi kemarin Natal, Tahun Baru relatif aman. kemudian nanti kan ada event besar yaitu Ramadan dan hari raya. saya pikir tidak akan jauh-jauh dari situ," kata Mendagri.

Baca Juga: Perebutan Cawapres untuk Prabowo Berpotensi Jadi Arena Politik 2029

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.