Bullying Masih Marak di Sekolah, Ini Peran Guru dalam Mencegah dan Menanganinya

AKURAT.CO Kasus bullying atau perundungan masih kerap terjadi di lingkungan sekolah, mulai dari jenjang dasar hingga menengah atas.
Meski sering dianggap sebagai candaan antarsiswa, perundungan dapat menimbulkan dampak serius bagi korban, baik secara psikologis maupun akademik.
Korban bullying kerap mengalami rasa takut, cemas, malu, hingga kehilangan kepercayaan diri.
Dalam banyak kasus, kondisi tersebut berdampak pada menurunnya prestasi belajar karena siswa merasa tidak aman dan tidak nyaman berada di sekolah.
Padahal, sekolah seharusnya menjadi ruang aman bagi peserta didik untuk belajar dan berkembang. Ketika perundungan terjadi, suasana belajar berubah menjadi tidak kondusif.
Dalam situasi ini, guru memegang peran kunci sebagai pendidik sekaligus pengawas untuk mencegah dan menangani bullying secara tepat.
Namun, tidak sedikit guru yang masih ragu untuk bertindak karena khawatir salah langkah atau memperkeruh keadaan.
Padahal, sikap diam justru berpotensi memperpanjang dan memperburuk dampak perundungan.
Baca Juga: Lifting Gas di Bawah Target, Bahlil Pastikan Indonesia Tak Impor LNG
Langkah yang Perlu Dilakukan Guru
1. Menghentikan Bullying Secara Tegas dan Cepat
Guru harus segera menghentikan tindakan bullying begitu mengetahuinya. Tindakan tegas perlu dilakukan tanpa mempermalukan pelaku di depan umum.
Fokus utama adalah menghentikan perundungan dan melindungi korban dari dampak lanjutan.
2. Mendengarkan Kedua Pihak secara Objektif
Setelah situasi terkendali, guru perlu mendengarkan keterangan korban dan pelaku secara terpisah.
Pendekatan ini penting untuk memahami latar belakang kejadian secara menyeluruh dan menghindari penilaian sepihak.
3. Melibatkan Pihak Sekolah dan Orang Tua
Kasus bullying tidak seharusnya ditangani sendiri oleh guru. Pelaporan kepada pihak sekolah, seperti kepala sekolah atau konselor, perlu dilakukan.
Orang tua juga harus dilibatkan agar pendampingan terhadap korban dan pembinaan terhadap pelaku berjalan optimal.
4. Memberikan Dukungan Psikologis kepada Korban
Korban perundungan membutuhkan rasa aman dan dukungan emosional.
Guru dapat memberikan perhatian khusus, motivasi positif, serta memastikan korban tidak terisolasi di lingkungan sekolah.
Jika diperlukan, korban dapat dirujuk untuk mendapatkan pendampingan konseling profesional.
5. Membangun Budaya Sekolah yang Aman dan Empatik
Pencegahan bullying harus dilakukan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Waspada Kredit Macet! Ini 7 Strategi Penting Agar Arus Kas Usaha Kecil Tetap Aman
Guru berperan membangun budaya kelas yang menghargai perbedaan, menumbuhkan empati, serta mendorong interaksi yang sehat antarsiswa melalui diskusi dan kegiatan edukatif.
Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.
Penanganan bullying yang cepat, bijak, dan empatik tidak hanya melindungi korban, tetapi juga mendidik pelaku agar memahami dampak dari tindakannya.
Sekolah yang bebas dari bullying menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, berempati, dan saling menghargai.
Laporan: Bunga Adinda/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









