Smartboard Kiriman Prabowo Tiba di Distrik Okbibab, Bikin Pendidikan Pedalaman Rasa Kota Besar

AKURAT.CO Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmennya untuk mendistribusikan papan interaktif digital (PID) atau smartboard ke seluruh pelosok negeri.
Masyarakat Distrik Okbibab, yang terletak di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan tersebut turut merasakan manfaat dari kehadiran smartboard yang menjadi bagian dari program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Melalui video yang diunggah instagram @tumgrd, papan interaktif tersebut dikirim melalui pesawat perintis berwarna putih dengan motif garis biru dan merah.
Baca Juga: Prabowo Gaspol Digitalisasi Pendidikan
Satu guru yang ikut menyambut ketibaan pesawat perintis di landasan pacu, merasa senang dengan adanya papan interaktif untuk sekolah-sekolah yanh ada di distrik Okbibab.
Meski berada di wilayah pedalaman, sistem pembelajaram di sekolah-sekolah yang ada di distrik Okbibab bisa seperti di kota dengan hadirnya papan interaktif digital tersebut.
"Papan digital yang programnya Pak Prabowo, kalau moto kami sama, di satu Okbibab, pedalaman rasa kota," ucap salah satu guru, Kamis (20/11/2024).
Dalam video tersebut, terlihat jelas bagaimana antusias para siswa dengan sistem pembelajaran yang modern. Banyak siswa yang juga terlihat aktif melakukan presentasi dengan memanfaatkan papan digital tersebut.
Baca Juga: Prabowo Pacu Konektivitas Nasional: Lima Infrastruktur Baru Diluncurkan
Meski melalui perjalanan yang jauh, pemerintah terus menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan kualitas pendidikan yang setara bagi masyarakat di seluruh daerah, bukan hanya di kota tapi juga di wilayah-wilayah pedalam di Tanah Air.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga sudah menegaskan bahwa sekolah-sekolah di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) harus menjadi prioritas pertama penerima pendistribusian papan interaktif digital (PID).
Prabowo menyampaikan bahwa penyaluran media belajar berupa papan interaktif atau smart board ini menjadi bagian dari program besar pemerataan kualitas pendidikan nasional, sekaligus untuk memastikan bahwa anak-anak di wilayah paling terpencil pun mendapatkan akses teknologi pembelajaran yang sama seperti di kota besar.
"Suatu saat orang akan mengenang bagaimana 288 ribu alat ini bisa didistribusikan ke semua sekolah di Indonesia termasuk yang di 3T, di tempat yang paling terpencil, paling terluar, dan daerah paling tertinggal. Kita kirim ke situ, bahkan itu prioritas pertama yang kita kirim," ujar Presiden Prabowo pada Peluncuran Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMPN 4 Kota Bekasi, pada Senin (17/11/2025).
Baca Juga: Presiden Prabowo Tekankan Konektivitas untuk Dorong Ekonomi dan Pariwisata di DIY
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa laporan yang diterimanya menunjukkan sebagian perangkat sudah tiba di berbagai sekolah, termasuk di kawasan pegunungan yang sulit dijangkau.
Meski proses distribusi ini tidak mudah, pemerintah berkomitmen untuk memastikan semua sekolah mendapatkannya secara merata.
"Alhamdulillah sebagian sudah sampai. Saya dapat laporan ada 140 sekolah yang ada di pegunungan-pegunungan yang susah, tapi insyaAllah kita pun susah tapi kita akan sampai ke situ. Dan kita akan dibantu TNI dan Polri supaya semua sekolah mendapat kesempatan yang sama," katanya.
Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa digitalisasi pendidikan diprioritaskan untuk hadir di tempat-tempat yang selama ini tertinggal.
Baca Juga: Prabowo Minta Kepala Daerah Tak Libatkan Siswa untuk Menyambut Kunjungannya
Ia pun mengungkapkan rencana besar pemerintah untuk memperkuat ekosistem pembelajaran digital dengan membangun studio pengajaran yang menjadi pusat produksi materi pembelajaran berkualitas yang dapat diakses sekolah-sekolah di seluruh Indonesia secara serentak.
"Ini baru awal. Kita akan terus tingkatkan. Kita akan segera buka studio di Jakarta, guru-guru akan memberi pelajaran ke semua sekolah di Indonesia. Guru di daerah yang merasa perlu kekuatan, dia bisa buka, dan semua modul ini nanti boleh diakses gratis oleh siapa pun," jelas Presiden Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








