Larangan Tantiem Komisaris Terobosan Penting Berantas Penyalahgunaan Jabatan di BUMN

AKURAT.CO Komisi Kajian Ketatanegaraan (K3) MPR RI, memuji keras pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR, yang melarang komisaris dan direksi BUMN menerima tantiem di luar gaji mereka.
Wakil Ketua K3 MPR, Martin Hutabarat, menyebut pidato itu sebagai bentuk kemarahan Presiden terhadap praktik ketidakadilan yang selama ini merugikan rakyat kecil.
"Kita bangga dengan pidato itu, marah sekali beliau. Coba bayangkan, begitu gampangnya jadi komisaris, datang sebulan sekali rapat, tiba-tiba dapat Rp40 miliar tantiem dalam setahun. Rakyat kita begitu banyak yang miskin melarat," kata Martin dalam Diskusi Konstitusi dan Demokrasi Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Baca Juga: Prabowo Hapus Bonus Komisaris BUMN: Enak di Lo, Enggak Enak di Rakyat
Menurutnya, langkah Presiden Prabowo melarang tantiem tersebut adalah terobosan penting dalam upaya membersihkan praktik penyalahgunaan jabatan di tubuh BUMN.
"Beliau marah, beliau larang komisaris direksi untuk mendapatkan tantiem. Gajinya sudah besar, tantiemnya kok dibuat lagi," ujarnya.
Dia menyebut, sikap Presiden Prabowo itu menunjukkan keseriusan dalam memimpin agenda pemerintahan bersih. "Kita bangga, ini tinggal kita bantu beliau membersihkan aparatnya. Karena beliau ini sekarang sedang cuci piring," ungkapnya.
Dia menambahkan, dukungan penuh publik dan Ketetapan (TAP) MPR RI diperlukan agar kebijakan yang sejalan dengan semangat pemerintahan bersih bisa berjalan konsisten.
"Kita harus berusaha agar TAP MPR ini bisa jalan, sehingga pemerintahan yang bersih betul-betul bisa kita lakukan," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini








