Terkendala Cuaca, Prabowo Minta Maaf Tak Hadir Langsung di Peresmian 55 Proyek Pembangkit EBT

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, batal menghadiri langsung acara Peresmian Pembangunan dan Pengoperasian Energi Terbarukan di 15 Provinsi, dan Peningkatan Produksi Minyak 30 Barel Blok Cepu.
Acara peresmian tersebut sejatinya dipusatkan di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Blawan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (26/6/2025)
Namun, Prabowo hanya bisa mengikuti rangkaian acara tersebut melalui sambungan video conference dari Bali, karena kondisi cuaca yang buruk. Dia pun menyampaikan permintaan maaf kepada para peserta dan tamu yang hadir.
Baca Juga: Prabowo Resmikan Proyek Energi Terbarukan di 15 Provinsi dan Blok Cepu
"Saya minta maaf yang sebesar-sebesarnya, saya tidak dapat hadir secara fisik karena ketidakpastian akibat cuaca, saya sudah siap dari jam 8 pagi untuk terbang, tetapi karena cuaca tidak memungkinkan terpaksa saya hadir melalui video conference, sekali lagi saya minta maaf," kata Prabowo.
Kendati gagal menghadiri langsung hari ini, Prabowo mengaku akan segera mencari waktu lain untuk bisa mengunjungi secara langsung proyek-proyek energi terbarukan yang telah diresmikan tersebut.
"Saya saangt ingin hadir secara fisik insya Allah akan saya cari waktu untuk hadir melihat proyek-proyek yang demikian penting, demikian bersejarah dan demikian membanggakan kita sebagai bangsa dan sebagai pribadi," ucapnya.
Prabowo juga menegaskan bahwa acara ini adalah momen penting dalam pembangunan Indonesia. Menurutnya, hal ini sekaligus menjadi penanda bahwa Indonesia mampu mewujudkan swasembada energi.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo berada di Bali karena sehari sebelumnya telah melakukan sejumlah peresmian di wilayah tersebut, seperti meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan Bali International Hospital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa








