MPR Dukung ASN Work From Anywhere: Jangan Disalahgunakan!

AKURAT.CO Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mendukung penerapan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN), selama tetap menjunjung tanggung jawab, integritas, dan produktivitas kerja.
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menegaskan bahwa kemudahan ini harus dibarengi dengan evaluasi berkala dan pemantauan ketat agar tidak disalahgunakan.
"Ketika pemerintah mempercayakan ASN untuk bisa work from anywhere, maka jagalah kepercayaan itu. Jangan malah menyalahgunakannya untuk hal-hal yang tak sesuai dengan harapan pemerintah," ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Politisi senior PKS ini mengingatkan bahwa fleksibilitas bekerja bukan berarti bebas tanpa tanggung jawab. Justru, kepercayaan tersebut harus dibuktikan dengan kinerja yang lebih baik.
“Artinya, sudah diberi kemudahan WFA, jangan malah tidak bekerja sama sekali. Justru ini kesempatan untuk membuktikan bahwa ASN bisa dipercaya,” katanya.
Baca Juga: KPK Tetapkan PT IIM sebagai Tersangka Korporasi dalam Kasus Korupsi Taspen
Ia menambahkan, di era digital saat ini, bekerja tidak harus selalu hadir secara fisik.
Namun, negara tetap harus memiliki mekanisme evaluasi berkala, baik bulanan maupun triwulanan, untuk mengukur efektivitas kebijakan tersebut.
"Kalau tidak ada evaluasi dan ternyata bermasalah, memperbaikinya tidak mudah," ujarnya.
Terkait kekhawatiran bahwa WFA akan menurunkan produktivitas ASN, Hidayat menilai penting adanya pemantauan berbasis target.
“Kalau ternyata tidak produktif, ya harus dikaji ulang. Tapi kalau justru lebih efektif, lebih efisien, ya silakan dilanjutkan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 7FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana









