Bisa Jadi Win-win Solution, Warga yang Bantu Pendanaan MBG Dapat Keringanan Pajak

AKURAT.CO Pengamat politik, Hendri Satrio, mengusulkan agar pemerintah memberi keringanan pajak bagi masyarakat yang membantu pendanaan program makan bergizi gratis (MBG). Namun, usulan ini menuai pro kontra dari sejumlah pakar ekonomi.
Ekonom dari Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menilai ada sisi positif dari usulan tersebut. Sebab, pemerintah saat ini sedang dalam posisi membutuhkan dukungan terkait pendanaan program MBG.
"Saat ini pemerintah kesulitan fiskal, dukungan dari berbagai pihak diperlukan. Bahkan dukungan dari negara Jepang juga perlu dicoba, dukungan dari masyarakat atau swasta sangat diperlukan," kata Wijayanto kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (18/1/2025).
Menurutnya, kebijakan ini bisa diterapkan seperti di Malaysia dan Singapura, di mana perusahaan-perusahaan yang aktif mempromosikan citra negara akan mendapatkan keringanan pajak.
Baca Juga: Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Badan Bank Tanah Siapkan 11 Titik Lokasi untuk SPPG
Namun, Wijayanto tak menutup mata bahwa ada sisi negatif dari usulan tersebut. Menurutnya, usulan tersebut akan membuat sistem perpajakan semakin rumit.
"Sisi negatifnya, ini akan membuat kebijakan perpajakan kita yang sudah sangat rumit akan semakin rumit, karena penuh dengan pendekatan diskresi," ujarnya.
Sementara itu, ekonom dari INDEF, Esther Tri Astuti melihat usulan ini sebagai win-win solution bagi pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, usulan tersebut bisa membantu meringankan beban pemerintah. Di sisi lain, beban masyarakat juga akan semakin ringan karena ada pengurangan pajak.
"Menurut saya itu win win solution. Plusnya pemerintah diringankan bebannya karena pendanaannya tidak hanya dari APBN,” ujarnya.
Namun, Esther mengingatkan konsekuensinya bahwa pendapatan negara akan berkurang. "Minusnya penerimaan negara dari sisi pajak berkurang jika swasta yang bantu program MBG diberikan insentif pajak," lanjutnya.
Seperti diketahui, saat ini Presiden Prabowo Subianto masih meramu pola yang tepat terkait dengan pendanaan program MBG. Terbaru, Prabowo membuka ruang bagi pemda dan siapapun yang ingin terlibat dalam menyukseskan program tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









