Partai Gelora Dorong Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis untuk Generasi Emas Indonesia

AKURAT.CO Partai Gelora Indonesia menyambut baik masuknya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam dokumen kebijakan pembangunan jangka panjang yang disusun Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Program ini dianggap sebagai langkah penting untuk membangun generasi emas Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Ketua DPP Bidang Kesehatan Partai Gelora, Sarah Handayani, meminta pemerintah terus melakukan perbaikan agar pelaksanaan program MBG dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
"Pemerintah harus terbuka terhadap perbaikan untuk memastikan program MBG ini dapat dilaksanakan secara konsisten dan membawa manfaat jangka panjang," ujar Sarah kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/1/2025).
Baca Juga: IBL: Resmi Umumkan Skuad, Pelita Jaya Gaungkan Target Pertahankan Gelar Juara
Menurut Sarah, program MBG merupakan bentuk investasi kesehatan yang strategis, tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga menciptakan ekosistem sekolah yang lebih sehat dan positif.
Program ini diyakini mampu menekan angka bullying dengan mempersempit kesenjangan sosial di lingkungan pendidikan.
"Kita harus menjadikan ini sebagai gerakan kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak. Pemerintah perlu menerima kritik dan saran untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan pelaksanaan program," tegasnya.
Sarah juga menekankan pentingnya memperluas cakupan program agar tidak hanya menyasar anak-anak sekolah, tetapi juga menjangkau anak-anak yang putus sekolah atau tidak mampu mengakses pendidikan formal akibat kemiskinan.
"Program MBG harus terintegrasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait. Pemerintah perlu memikirkan cara agar program ini bisa menyentuh mereka yang di luar sistem pendidikan formal," tambahnya.
Baca Juga: 100 Nama Anak Perempuan Berawalan Huruf Z
Partai Gelora berharap optimalisasi program MBG dapat menjadi salah satu solusi untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan cita-cita Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








