Program Makan Bergizi Gratis Diharapkan Mampu Dorong Kesejahteraan dan UMKM Lokal

AKURAT.CO Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menyampaikan apresiasinya atas peluncuran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat.
Ia berharap program ini tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga membawa dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan warga Jakarta, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat atas inisiatif program makan bergizi gratis. Harapan kami, program ini tidak hanya membantu kesehatan warga, tetapi juga mendongkrak produktivitas mereka," ujar Khoirudin di Jakarta, Senin (6/1/2025).
Khoirudin mengungkapkan keyakinannya bahwa Program MBG memiliki potensi besar untuk memperkuat sistem ekonomi lokal.
Ia berharap sumber bahan makanan untuk program ini dapat diambil dari lingkungan sekitar, sehingga memberdayakan UMKM lokal dan menciptakan siklus ekonomi yang lebih inklusif.
Baca Juga: Hati-hati! Anak hingga Lansia Paling Rentan Terinfeksi HMPV
"Ke depan, kami ingin program ini melibatkan para pelaku UMKM lokal sebagai penyedia bahan makanan. Dengan begitu, tidak hanya kesehatan yang terangkat, tetapi juga ekonomi masyarakat sekitar," tegasnya.
Sebagai Ketua DPRD, Khoirudin memastikan pihaknya akan turut mengawasi implementasi program MBG agar berjalan optimal.
Ia menegaskan bahwa fungsi pengawasan legislatif akan dilakukan secara menyeluruh melalui koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.
"Kami akan mendorong SKPD terkait untuk memastikan pelaksanaan program ini sesuai target. Selain itu, DPRD melalui komisi-komisi akan melakukan pengawasan secara teknis agar program berjalan maksimal," kata Khoirudin.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, melaporkan bahwa Program MBG telah mulai dilaksanakan di Jakarta, dengan 12.054 siswa dari 41 sekolah mendapatkan makanan bergizi pada hari pertama, Senin (6/1/2025).
Empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG telah beroperasi, yaitu SPPG Halim, SPPG Susukan Ciracas, SPPG Palmerah, dan SPPG Pulogebang Cakung.
Baca Juga: Indonesia Disorot Dunia, Media Asing Pantau Pemecatan Shin Tae-yong dan Penunjukan Patrick Kluivert
Dapur-dapur ini menyuplai makanan untuk siswa dari berbagai sekolah dasar dan menengah di wilayah DKI Jakarta.
"Pagi ini, kami meninjau langsung pelaksanaan program di beberapa sekolah. Untuk wilayah DKI Jakarta, sudah ada 12.054 makanan yang didistribusikan melalui empat dapur MBG," kata Teguh Setyabudi.
Dengan peluncuran awal yang berjalan lancar, baik pemerintah pusat maupun daerah optimis program ini akan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Jakarta.
Dukungan penuh dari DPRD dan berbagai pihak diharapkan mampu menjadikan Program MBG sebagai langkah strategis untuk membangun Jakarta yang lebih sehat dan mandiri secara ekonomi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









