Lagi Banyak Kasus, Polri Diminta Jangan Sampai Salah Langkah

AKURAT.CO Pengamat Kepolisian ISESS, Bambang Rukminto, mengingatkan institusi Kepolisian RI (Polri), jangan sampai salah mengambil langkah, di tengah banyak anggotanya yang terjerat kasus.
Seperti diketahui, ada beberapa kasus yang belakangan ini terjadi seperti kasus polisi tembak polisi di Sumatera Barat, polisi tembak pelajar di Semarang, dan terbaru polisi memukul ibunya hingga tewas dengan menggunakan tabung gas 3 Kg di Bogor.
Bambang mengatakan, adanya berbagai kasus ini sudah pasti akan memperburuk citra kepolisian di mata publik. Namun begitu, dia mengingatkan agar Polri tak menghalaunya dengan mengeluarkan survei kepuasan publik.
Baca Juga: Banyak Polisi Bermasalah, Kapolri Didesak Copot Jabatan Atasan
Sebab, Bambang mengatakan, berbagai survei yang dikeluarkan sama sekali tidak memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan yang melanda internal Polri.
"Problemnya alih-alih melakukan evaluasi, seringkali Polri malah merilis survey angka kepercayaan publik yang meningkat, yang sebenarnya justru tak memberi solusi secara substansial," kata Bambang kepada Akurat.co, Selasa (3/12/2024).
Sebaliknya, dia justru menyarankan Polri untuk mengambil tindakan tegas dalam menangani berbagai masalah tersebut.
Sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Kepolisian Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan melekat (Waskat) di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
"Menegakkan peraturan yang ditandatangani beliau sendiri yakni Perkap 2 tahun 2022 tentang Pengawasan Melekat. Dengan memberi sanksi atasan 2 tingkat ke atas para pelaku pelanggaran disiplin maupun pidana," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








