Akurat

Masih Ada 238 Instansi yang Terdampak Serangan Siber PDNS 2

Rizky Dewantara | 26 Juni 2024, 18:35 WIB
Masih Ada 238 Instansi yang Terdampak Serangan Siber PDNS 2

AKURAT.CO Pemerintah mencatat, sebanyak 44 instansi sudah melakukan migrasi data ke layanan, untuk memulihkan layanan publik sebagai imbas dari terjadinya serangan siber di Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2.

"Kami sudah identifikasi itu ada sekitar 44 instansi yang dalam proses, itu dia bisa langsung naik karena dia punya backup cukup baik. Sisanya sekitar 238 instansi itu masih dalam monitoring," kata Wakil Menteri Komunikasi dan Informartika, Nezar Patria, di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (26/6/2024).

Nezar mengatakan, pemerintah berupaya maksimal agar pemulihan pada sebanyak 238 instansi lainnya bisa cepat diselesaikan. Sehingga, masyarakat bisa kembali merasakan layanan publik yang optimal.

Baca Juga: Menkominfo Didesak Mundur Buntut Peretasan PDN hingga Maraknya Kasus Judi Online, DPR: Tanya Jokowi

Dia menjelaskan, pemerintah tidak akan mengikuti permintaan dari pemilik ransomware Brain Cipher yang merupakan turunan Lockbit 3.0 untuk memulihkan layanan ini. Maka dari itu agar layanan publik bisa kembali pulih, Pemerintah memilih untuk melakukan migrasi data lewat pencadangan ke layanan-layanan cloud lainnya.

Pada proses migrasi data ini, pemerintah melakukan penyisiran pada data-data yang akan dicadangkan agar tidak disusupi oleh ransomware yang menjadi penyebab PDNS 2 mengalami gangguan.

Hal itu pula yang menyebabkan proses pemulihan pada beberapa layanan publik terkesan memakan waktu yang tidak sedikit. Meski demikian diharapkan langkah dapat meningkatkan keamanan data layanan publik sehingga kejadian serangan siber tidak lagi terulang pada data-data yang dicadangkan.

"Untuk migrasi itu kami harus pastikan di tempat mendarat yang baru itu juga clean. Nah ini enggak main-main karena nanti kalau itu semua data dipindahkan lalu ternyata di 'rumah' yang baru juga ada file yang ke hack kan itu jadi mengulang lagi. Jadi memang ini kita harus hati-hati," kata Nezar.

Diketahui, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Kementerian Kominfo mengidentifikasi ada 211 instansi yang terdampak dari insiden serangan siber PDNS 2, pada Senin (24/6). Lalu pada Selasa (25/6), teridentifikasi ada sebanyak 282 instansi yang terimbas dari insiden PDNS 2.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.